Jumat, 13 Februari 2026

Silakan berlangganan untuk bisa membaca keseluruhan berita di Harian Batam Pos.

Baca Juga

Waspada! Maling Beat Mengganas

Aksi pencurian sepeda motor kembali menghantui kawasan permukiman di Kota Batam. Setidaknya dalam sehari ada unit motor digondol maling saat diparkir di depan rumah kontrakan mereka.

Pertama, satu unit Honda Beat Street hitam milik Melly Agustian dengan nomor polisi BP 4819 QU raib digondol maling saat terparkir di depan rumah kos di Jalan Belimbing Raya, Kampung Blimbing, Blok E1 Nomor 01 RT 05/RW 04, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Sabtu (3/1) dini hari sekitar pukul 03.47 WIB.

Kedua, sepeda motor Honda Beat Street miliknya Agi Nasution dengan nomor polisi BP 2382 RQ raib digondol maling pada Sabtu (3/1) sekitar pukul 05.27 WIB.
Menurut Melly Agustian motor tersebut sehari-hari digunakan untuk berangkat bekerja. Selama lebih dari setahun tinggal di kawasan tersebut, Melly mengaku baru kali ini mengalami peristiwa pencurian.

“Motor itu kendaraan harian saya untuk kerja. Setiap hari parkir di depan kos, tapi baru kali ini kejadian,” ujar Melly kepada Batam Pos, Sabtu siang.
Ironisnya, sepeda motor yang raib itu masih tergolong baru. Melly menyebut motor keluaran tahun 2024 tersebut dibeli secara kredit dan baru dinyatakan lunas pada Desember 2025 lalu.

“Keluaran 2024, kredit. Bulan 12 kemarin baru lunas,” ujarnya lirih.
Melly menuturkan, peristiwa itu bermula saat dirinya pulang berbelanja sekitar pukul 01.29 WIB. Setelah memarkirkan sepeda motor di depan kos, ia langsung beristirahat tanpa menyadari adanya potensi bahaya.

Namun, pagi harinya sekitar pukul 07.30 WIB, saat hendak berangkat bekerja, Melly mendapati sepeda motornya sudah tidak berada di tempat semula. Ia kemudian menanyakan hal tersebut kepada tetangga kos di sekitar lokasi.
“Saya tanya tetangga, katanya dia pulang sekitar jam dua lewat dan waktu itu motor saya masih ada,” katanya.

Berupaya mencari petunjuk, Melly berkeliling lingkungan sekitar untuk mencari rekaman kamera pengawas. Ia sempat menemukan satu rekaman CCTV, namun gambar yang terekam tidak cukup jelas untuk mengidentifikasi pelaku.
“CCTV ada, tapi wajahnya tidak kelihatan jelas,” ujarnya.

Melly juga mengunggah informasi kehilangan tersebut melalui akun Facebook pribadinya. Dari unggahan itu, ia mendapatkan komentar dari warganet yang mengaku melihat sepeda motor dengan ciri serupa, yakni Honda Beat Street hitam tanpa pelat nomor.
“Ada yang komentar bilang melihat motor Beat Street hitam, tapi sudah tidak pakai pelat,” katanya.

Atas kejadian tersebut, Melly mengaku telah melaporkan pencurian itu ke Polsek Bengkong. Namun, proses laporan belum dapat ditindaklanjuti sepenuhnya karena terkendala kelengkapan dokumen kendaraan.
“Saya sudah lapor ke Polsek Bengkong, tapi diminta BPKB. BPKB masih di leasing. Waktu ke leasing, kantornya sudah tutup karena hari Sabtu, jadi harus menunggu hari Senin,” katanya.

Sementara itu, aksi pencurian motor milik Agi terekam kamera pengawas (CCTV) di kawasan rumah kos Jalan Kompleks Bumi Indah, Lubuk Baja, Nagoya, Kota Batam. Lokasi kejadian tepat berada di sekitar Sumi Space Photobox, samping Cafe Friday Brew, kawasan Pujabahari.

Dalam rekaman CCTV, terlihat tiga orang pria terlibat dalam aksi pencurian itu. Salah satu pelaku tampak mengenakan helm berwarna putih. Sepeda motor yang digunakan para pelaku diduga berjenis Honda Beat Street.

“Tidak kelihatan jelas di rekaman CCTV. Tapi motor mereka seperti Beat juga, salah satunya pakai helm putih,” ujar Agi kepada Batam Pos, Sabtu siang.
Menurut Agi, lokasi tersebut merupakan tempat parkir rutinnya setiap hari. Ia tidak menyangka, waktu subuh justru menjadi momen hilangnya kendaraan yang selama ini menjadi penunjang aktivitas hariannya.

Usai kejadian, Agi sempat berupaya mencari informasi dengan bertanya kepada tetangga kos maupun pemilik toko di sekitar lokasi. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

“Saya sudah coba tanya orang sekitar, tapi tidak ada yang melihat. Kejadiannya sekitar jam lima subuh, toko-toko juga belum buka,” katanya.
Situasi semakin berat karena sepeda motor tersebut masih dalam masa kredit. Bahkan, kendaraan itu bukan atas nama pribadi Agi, melainkan hasil over kredit.

“Motornya bukan atas nama saya, masih over kredit,” ujarnya lirih.
Saat ini, Agi tengah mengurus laporan resmi ke Polsek Lubuk Baja dengan harapan pelaku dapat segera ditangkap dan sepeda motornya ditemukan.

“Ini sedang menuju kantor polisi untuk buat laporan,” katanya.
Kasus pencurian kendaraan bermotor yang kembali terjadi di awal tahun ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada, khususnya saat memarkirkan kendaraan di area kos dan permukiman, terutama pada jam-jam rawan menjelang pagi. (*)

Reporter : M. Sya’ban
Editor : Jamil Qasim