Buka konten ini
LINGGA (BP) – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga hingga awal Januari 2026 masih menunggu kepastian pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bulan Desember 2025 yang belum juga diterima.
Salah seorang ASN Pemkab Lingga yang bertugas di instansi pendidikan mengaku hingga Kamis (1/1) dirinya belum menerima TPP tersebut. Padahal, ia berharap TPP Desember dapat dicairkan sebelum pergantian tahun.
“Saya tidak tahu kapan TPP Desember 2025 ini akan dibayarkan. Padahal saya sangat berharap bisa cair akhir Desember, tapi sampai hari ini belum juga masuk,” ujarnya kepada Batam Pos.
Ia mengungkapkan, meski gaji bulanan telah diterima, namun jumlah tersebut dinilai belum mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari. Terlebih, saat ini harga kebutuhan pokok terus mengalami kenaikan.
“Ditambah lagi semester baru, kebutuhan sekolah anak juga harus dipenuhi. Kami bahkan terpaksa menunda liburan anak-anak karena kondisi ekonomi sedang sulit,” katanya.
Keluhan serupa juga disampaikan ASN lainnya. Ia menyebutkan, TPP menjadi tumpuan utama setiap bulan karena gaji pokok yang diterima tidak lagi utuh akibat potongan pinjaman bank.
“Kalau hanya mengandalkan gaji, saya sudah tidak menerima penuh karena ada potongan pinjaman bank. Harapan kami tiap bulan itu dari TPP, tapi sampai sekarang justru belum cair,” ujarnya dengan nada lesu.
Menurut informasi yang ia terima, belum cairnya TPP Desember 2025 tersebut disebabkan kondisi kas daerah yang masih kosong. Pemkab Lingga disebut masih menunggu transfer anggaran dari pemerintah pusat melalui APBD Perubahan 2025.
“Informasinya, kas daerah masih kosong dan menunggu transfer dari pusat,” tutupnya. (*)
Reporter : VATAWARI
Editor : GUSTIA BENNY