Buka konten ini

BATAM KOTA (BP) – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam menyiapkan serangkaian langkah antisipatif untuk menghadapi potensi lonjakan arus penumpang di bandara dan pelabuhan internasional. Persiapan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan dan pengawasan keimigrasian tetap aman, tertib, dan lancar di tengah peningkatan mobilitas masyarakat.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Hajar Aswad, mengatakan jajaran Imigrasi Batam siap mengamankan sekaligus melayani masyarakat selama masa libur Nataru. Kesiapan tersebut meliputi penguatan personel, sistem, hingga sarana pendukung di seluruh Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI), baik pelabuhan maupun bandara.
“Seluruh personel disiapkan untuk memastikan pelayanan dan pengawasan keimigrasian berjalan aman, lancar, dan optimal,” ujarnya, Jumat (26/12).
Langkah antisipasi antara lain dilakukan melalui penyesuaian jumlah petugas berdasarkan proyeksi kepadatan penumpang. Pengaturan jadwal kerja juga diterapkan dengan sistem shift yang fleksibel.
“Skema ini bersifat situasional, dengan penambahan dan penguatan personel apabila terjadi lonjakan penumpang signifikan,” katanya.
Imigrasi Batam juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional autogate untuk mencegah gangguan teknis. Pemeliharaan rutin, uji sistem, serta koordinasi dengan unit teknis diperkuat. Sebagai cadangan, layanan pemeriksaan manual tetap disiapkan agar arus penumpang tidak terhambat jika terjadi kendala pada sistem.
Stabilitas jaringan menjadi perhatian tersendiri. Optimalisasi bandwidth dan penyediaan jalur internet cadangan dilakukan di titik-titik pemeriksaan imigrasi untuk mengantisipasi lonjakan trafik data saat puncak arus penumpang.
“Langkah ini ditempuh agar seluruh sistem keimigrasian tetap berfungsi optimal saat terjadi kepadatan,” ujarnya.
Dari sisi sarana, penambahan konter pemeriksaan kedatangan dilakukan di Pelabuhan Internasional Batam Centre. Penambahan tersebut bersifat dinamis sesuai tingkat kepadatan tiap TPI, disertai optimalisasi penggunaan autogate maupun konter manual guna mempercepat proses pemeriksaan.
Pengawasan keimigrasian turut diperketat dengan sistem berlapis. Pemeriksaan dokumen, pemanfaatan sistem terintegrasi, serta peningkatan kewaspadaan petugas dilakukan untuk mencegah pelanggaran di tengah situasi ramai. Koordinasi dengan BP Batam, kepolisian, Bea Cukai, dan Dinas Perhubungan juga diperkuat agar penanganan cepat tanpa mengganggu kelancaran perjalanan penumpang lain.
Imigrasi Batam berharap seluruh langkah antisipasi ini berjalan efektif melalui sinergi lintasinstansi.
“Selain menghadapi Nataru, penguatan layanan ini juga diharapkan menjaga kualitas pelayanan keimigrasian pada musim libur lainnya,” ujarnya. (*)
Reporter : AZIS MAULANA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO