Buka konten ini

BATAM (BP) – Momen libur Natal membawa dampak signifikan terhadap kunjungan wisatawan, termasuk wisatawan asing ke Kota Batam. Pada Rabu (26/12) siang, pusat perbelanjaan Mega Mall Batam Center tampak dipadati wisatawan mancanegara (wisman) asal Singapura dan Malaysia yang memanfaatkan libur panjang untuk berbelanja sekaligus berwisata.
Pantauan Batam Pos di lokasi menunjukkan hampir seluruh area mal dipenuhi turis dari negara tetangga. Mega Mall Batam Center memiliki keunggulan strategis karena terhubung langsung dengan Pelabuhan Internasional Batam Center melalui lobby ferry dan jembatan penghubung, sehingga memudahkan wisatawan yang baru tiba untuk langsung masuk ke area pusat perbelanjaan.
Sebelum melanjutkan agenda liburan di Batam, sebagian besar wisatawan terlihat memilih berbelanja terlebih dahulu, mulai dari kebutuhan pribadi hingga membeli oleh-oleh.
Berdasarkan catatan petugas keamanan, hingga pukul 14.08 WIB tercatat sebanyak 1.282 wisatawan asal Singapura dan Malaysia masuk melalui lobby ferry yang terhubung langsung dengan pelabuhan. Jumlah tersebut khusus pengunjung wisman dan belum termasuk pengunjung lokal.
Andre Daulay, petugas keamanan Mega Mall yang berjaga di lobby ferry, mengatakan jumlah kunjungan tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan hari biasa.
“Ini paling ramai dibandingkan hari normal. Apalagi ini tanggal merah, jadi banyak yang datang untuk liburan. Pengunjungnya didominasi dari Singapura dan Malaysia,” ujar Andre kepada Batam Pos.
Menurutnya, pada hari biasa jumlah wisatawan mancanegara yang masuk melalui lobby ferry umumnya hanya sekitar 30 orang per hari. Namun, pada libur Natal ini angkanya melonjak tajam.
Juperlius, petugas keamanan yang bertugas mencatat arus pengunjung sejak pagi, mengatakan ramainya Mega Mall juga dipengaruhi kegiatan ibadah Natal dan aktivitas belanja.
“Ini pengunjung campuran. Ada yang datang untuk belanja, ada juga yang mengikuti ibadah. Biasanya mereka tidak lama, sekitar satu jam lebih, lalu kembali lagi,” jelasnya.
Manager on Duty (MOD) Mega Mall Batam Center, Daryanto Zweison, menyebutkan secara umum jumlah pengunjung mengalami lonjakan signifikan selama libur Natal dibandingkan hari biasa.
“Pada hari normal, jumlah pengunjung rata-rata sekitar 5.000 orang per hari. Saat akhir pekan bisa meningkat menjadi 7.000 hingga 10.000 orang,” ujarnya.
Menurut Daryanto, salah satu faktor utama lonjakan pengunjung adalah kegiatan ibadah Natal pada 25 Desember, sehingga masyarakat memanfaatkan momentum tersebut untuk beribadah sekaligus berbelanja dan menghabiskan waktu bersama keluarga.
Sementara itu, arus penumpang di Pelabuhan Internasional Batam Center hingga Kamis (25/12) terpantau ramai normal memasuki momen libur akhir tahun. Namun, jumlah penumpang harian masih berada di bawah kapasitas maksimal layanan pelabuhan.
Kepala Wilayah Kerja (Kawilker) Syahbandar Pelabuhan Internasional Batam Center, Pasaroan Samosir, mengatakan kapasitas layanan penumpang di pelabuhan tersebut mencapai sekitar 19 ribu orang.
“Pada hari biasa sekitar 3.000 penumpang. Pada periode yang sama tahun lalu bisa mencapai 6.000 penumpang, sementara saat ini masih berkisar 3.000 hingga 4.000 orang per hari,” ujarnya.
Ia memprediksi peningkatan jumlah penumpang mulai terlihat pada akhir pekan, terutama Jumat hingga Minggu. Pergerakan penumpang masih didominasi kedatangan dari Singapura dan Malaysia.
“Puncak arus libur akhir tahun diperkirakan terjadi pada 29 hingga 31 Desember 2025, dengan estimasi 5.000 hingga 6.000 penumpang per hari,” kata Pasaroan.
Antisipasi Lonjakan Wisatawan Nataru
Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau (Dispar Kepri) memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, khususnya di pelabuhan internasional Kota Batam.
Kepala Dispar Kepri, Hasan, mengatakan koordinasi dilakukan bersama unsur CIQP (Customs, Immigration, Quarantine, and Port Authority) di Pelabuhan Batam Center dan Pelabuhan Harbour Bay.
“Koordinasi ini merupakan tindak lanjut arahan pimpinan berdasarkan rapat lintas sektoral di Polda Kepri untuk memastikan kesiapan seluruh unsur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Imigrasi Batam membatasi cuti pegawai dan menyiapkan personel tambahan, termasuk konter darurat dan mobile unit, guna mengantisipasi lonjakan penumpang.
Bea dan Cukai menambah dua unit X-ray untuk memperlancar pemeriksaan barang bawaan, sementara karantina memperketat pengawasan terhadap potensi penyakit menular.
Terpisah, Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin memastikan situasi keamanan Kota Batam tetap kondusif selama perayaan Natal, menyusul beredarnya informasi hoaks terkait ancaman bom bunuh diri. “Batam tetap kondusif. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” ujarnya, Kamis (25/12).
Zaenal menegaskan keamanan masyarakat dan wisatawan mancanegara dijamin dengan pengerahan ratusan personel yang disebar di pusat-pusat keramaian serta pendirian sembilan pos pengamanan di berbagai titik strategis. (*)
Reporter : M SYA’BAN – YOFI YUHENDRI – AZIS MAULANA
Editor : RATNA IRTATIK