Buka konten ini

BINTAN (BP) – Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Bintan, masih terlihat lengang pada libur sekolah dan menjelang Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 (Nataru). Hingga Selasa (23/12), arus penyeberangan ke Batam belum menunjukkan kepadatan.
Supervisi Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Sukma Nugraha, mengatakan meski tahun lalu setelah pembagian rapor pelabuhan ramai, tahun ini jumlah penumpang menurun drastis. Bahkan terkadang satu kapal hanya mengangkut dua unit mobil dari Tanjunguban.
“Mungkin minat masyarakat liburan tahun ini kurang,” katanya, menambahkan pihaknya belum mengetahui penyebab pasti turunnya jumlah penumpang.
Berdasarkan data ASDP Cabang Batam, jumlah kapal RoRo yang dioperasikan tahun ini tetap sama seperti tahun lalu, yakni empat kapal. Namun, jumlah trip menurun dari 14 menjadi 13 trip, turun sekitar 7 persen.
Jumlah penumpang pejalan kaki menurun drastis dari sekitar 899 orang tahun lalu menjadi 363 orang tahun ini, turun 60 persen. Penumpang kendaraan turun sekitar 31 persen, dari 1.401 orang menjadi 963 orang.
Rinciannya, kendaraan roda dua turun sekitar 22 persen dari 393 unit menjadi 307 unit. Kendaraan kecil turun 35 persen dari 265 unit menjadi 172 unit, dan bus turun 67 persen dari tiga unit menjadi satu unit. Sementara truk justru naik sekitar 3 persen, dari 35 unit menjadi 36 unit.
General Manager PT ASDP Cabang Batam, Andri Setiawan, mengakui rata-rata jumlah pengguna jasa kapal RoRo di Tanjunguban turun dibanding tahun lalu. “Diperkirakan ada sesuatu yang berbeda pada momen Natal dan Tahun Baru saat ini. Anomali juga terjadi pada pemudik Nataru tahun ini,” pungkasnya. (***)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY