Buka konten ini

Pelabuhan Tanjung Moco yang sebelumnya dikelola BP Tanjungpinang resmi dikembalikan ke Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang.
Kepala KSOP Tanjungpinang, Febrianto Dian Iskandar, mengatakan, pengembalian aset ini berdasarkan arahan Kementerian Perhubungan.
“Karena terjadi revisi pencatatan aset. Yang semula dari KSOP ke BP Tanjungpinang, kini kembali ke KSOP,” ujar Febrianto, Senin (15/12).
Setelah menyerahkan aset, Kepala BP Tanjungpinang, Cokky Wijaya Saputra, menegaskan aktivitas di Pelabuhan Moco tetap berjalan seperti biasa, termasuk kegiatan bongkar muat.
“Kita tetap mempromosikan pelabuhan ini untuk digunakan investor. Aktivitas tetap berjalan, sekaligus membawa pasar untuk percepatan ekonomi,” tambah Cokky.
Menurutnya, pelabuhan akan lebih berkembang jika dikelola langsung oleh KSOP Tanjungpinang. Aktivitas bongkar muat yang terus hidup juga menjadi sarana untuk mempromosikan kawasan FTZ di Pulau Dompak.
Selain itu, awal 2026 kapal perintis Sabuk Nusantara direncanakan bersandar di Pelabuhan Moco.
“Kita akan terus bersinergi dengan KSOP untuk mengembangkan Pelabuhan Tanjung Moco, karena pelabuhan ini berada di kawasan FTZ,” pungkas Cokky. (***)
Reporter : SLAMET NOFASUSANTO
Editor : GUSTIA BENNY