Sepekan terakhir, berbagai peristiwa penting mewarnai dinamika Kota Batam. Mulai dari pendidikan, penegakan hukum, pelayanan publik, hingga teknologi dan transportasi, seluruhnya menggambarkan bahwa Batam terus bergerak sebagai pusat pertumbuhan dan inovasi di Kepulauan Riau.





Dari sektor pendidikan, Universitas Internasional Batam (UIB) kembali melahirkan generasi baru lewat Wisuda XXI. Sebanyak 832 lulusan resmi dilantik, disertai sederet prestasi akademik maupun non-akademik yang menjadi kebanggaan kampus dan keluarga. Momen ini sekaligus menegaskan kontribusi UIB dalam menyiapkan tenaga profesional di tengah pesatnya kebutuhan dunia usaha dan industri.
Di ranah penegakan hukum, perhatian publik tertuju pada perkembangan kasus korupsi revitalisasi Dermaga Utara Batuampar. Proses hukum kasus dugaan korupsi proyek revitalisasi dermaga utara Pelabuhan Batu Ampar memasuki babak baru.
Tujuh tersangka dalam perkara yang diduga merugikan negara puluhan miliar rupiah itu resmi dilimpahkan penyidik Ditreskrimsus Polda Kepri ke Kejaksaan Tinggi Kepri di Kantor Kejaksaan Negeri Batam dalam proses tahap II, Kamis (11/12), mulai pukul 10.00 WIB.
Saat proses pelimpahan, para tersangka tampak menggunakan pakaian bebas. Mereka terlihat santai meski tangan mereka diborgol menggunakan borgol plastik. Usai pemeriksaan berkas, ketujuh tersangka sempat ditahan sementara di ruang tahanan kejaksaan.
Di sisi lain, pengadilan juga menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada majikan yang menganiaya ART di Sukajadi, sebuah putusan yang dinilai sebagai langkah penting dalam melindungi pekerja domestik.
Kasus narkotika berskala besar kembali mencuat melalui kesaksian dua warga negara Thailand yang terlibat jaringan penyelundupan 2 ton sabu. Persidangan ini membuka fakta-fakta baru tentang pergerakan jaringan internasional yang memanfaatkan wilayah perairan Kepri.
Kemudian, Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) resmi melepas keberangkatan KN Pulau Nipah-321 yang membawa bantuan sosial untuk korban bencana di wilayah Sumatra, melalui wilayah Lhokseumawe. Pelepasan dilakukan di Dermaga 99 Batu Ampar, Batam, Kamis (11/12), sebagai wujud kepedulian pemerintah dan masyarakat Kepulauan Riau terhadap saudara sebangsa yang sedang dilanda musibah.
Di sektor pelayanan publik, Imigrasi Batam melakukan perluasan layanan paspor hingga ke Bengkong dan Mal Botania 2, guna mendekatkan layanan kepada masyarakat di tengah tingginya mobilitas penduduk.
Sementara itu, RSUD Embung Fatimah meluncurkan Sistem Farmasi Digital sebagai upaya menekan risiko kesalahan obat serta meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan.
Upaya meningkatkan kualitas SDM juga dilakukan oleh BP Batam melalui peluncuran Aplikasi MANTAB, platform yang dirancang untuk mempertemukan pencari kerja dengan peluang kerja di tengah derasnya investasi yang masuk ke Batam.
Dukungan terhadap dunia pendidikan juga hadir melalui penyediaan empat bus sekolah baru yang diperuntukkan bagi pelajar di wilayah hinterland. Fasilitas transportasi ini diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan bagi siswa di pulau-pulau sekitar Batam.
Rangkaian peristiwa ini menunjukkan betapa dinamisnya Batam dalam satu pekan sebuah kota yang berkembang tidak hanya dalam hal investasi dan industri, tetapi juga komitmen terhadap pelayanan publik, pendidikan, dan penegakan hukum. Lensa Peristiwa Batam kembali mencatat perjalanan penting kota ini, menjadi pengingat bahwa perubahan terus bergerak dari satu hari ke hari berikutnya. (***)
Reporter : TIM BATAM POS
Editor : JAMIL QASIM