Buka konten ini
BATAM KOTA (BP) – BP Batam optimistis capaian sanitasi aman di Kota Batam bakal melampaui target nasional sebelum 2029.
Keyakinan itu didorong oleh implementasi program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) yang terus diperluas dan dinilai mampu mempercepat peningkatan kualitas sanitasi kota.
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan bahwa LLTT merupakan bentuk dukungan BP Batam terhadap program pemerintah dalam menyediakan sanitasi layak dan sanitasi aman.
Sanitasi layak berarti setiap bangunan memiliki fasilitas pengelolaan air limbah domestik melalui septic tank. Adapun sanitasi aman menuntut adanya pengolahan lanjutan sehingga air limbah tidak mencemari lingkungan.
“Melalui program LLTT yang dilakukan setiap tiga tahun sekali, pengelolaan septic tank menjadi lebih terjamin. Pemerintah menargetkan 30 persen sanitasi aman pada 2029,” ujar Tuty, Minggu (7/12).
Di Batam, sebanyak 300 dari total 340 titik layanan telah masuk dalam skema LLTT. Dengan cakupan yang makin optimal, Tuty menyebut capaian sanitasi aman di Batam berpotensi meningkat signifikan.
“Kalau LLTT diterapkan merata, target sanitasi aman bisa mencapai 80–90 persen pada 2026 atau 2027, jauh lebih cepat dari target nasional 2029,” katanya.
Ia menambahkan, komitmen BP Batam ini sejalan dengan upaya menjaga predikat Batam sebagai kota sehat. Salah satu indikator penilaiannya adalah pengelolaan air limbah domestik yang berjalan terintegrasi.
“Sebelum 2029, kita berpotensi berada di angka 80–90 persen.
Untuk itu kami memohon dukungan semua pihak agar LLTT dapat berjalan efektif dan menyeluruh,” ujar Tuti. (*)
Reporter : ARJUNA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO