Buka konten ini
BATAM (BP) – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyalurkan bantuan senilai Rp7,5 miliar untuk korban bencana alam di tiga provinsi di Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Masing-masing daerah menerima Rp2,5 miliar sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas Batam untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam, Raja Azmansyah, menyampaikan hal tersebut dalam acara Sosialisasi Perubahan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) serta Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Hotel AP Premier Batam, Jumat (5/12). Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen Pemko Batam untuk hadir dalam situasi kemanusiaan dan memberikan kontribusi nyata bagi saudara sebangsa yang sedang menghadapi musibah.
Menurut Azmansyah, Wali Kota Batam juga menekankan bahwa bantuan ini bukan sekadar bentuk perhatian pemerintah, tetapi turut mewakili rasa kebersamaan masyarakat Batam.
Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan bahwa Batam juga ditunjuk sebagai koordinator pengumpulan bantuan dari berbagai elemen masyarakat. Pemko Batam akan memantau sumbangan yang diberikan pelaku usaha, lembaga sosial, hingga masyarakat umum agar seluruh donasi tercatat dengan baik dan tersalurkan tepat sasaran. Penggalangan bantuan, lanjutnya, melibatkan dunia usaha dari berbagai sektor, mulai perbankan, perhotelan, kuliner, hingga industri lain yang ingin berpartisipasi. Seluruh bentuk donasi diminta dilaporkan kepada pejabat terkait untuk direkap dan disatukan dalam laporan total bantuan yang dihimpun Kota Batam.
“Siapa pun yang melakukan pengumpulan dana, baik perusahaan maupun komunitas, kami harapkan dapat melaporkan agar dapat direkap dan direkonsiliasi. Dengan begitu, kita bisa mengetahui total sumbangan masyarakat Batam untuk korban bencana,” ujarnya. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : GALIH ADI SAPUTRO