Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Pasar modal Indonesia terus menunjukkan sentimen positif sepanjang 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat mencapai rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) sebanyak 22 kali sepanjang tahun ini. Di sisi lain, Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah menyiapkan inovasi produk baru, salah satunya melalui kerja sama dengan Danantara Indonesia.
Mayoritas rekor tertinggi dicatat dalam tiga bulan terakhir, bersamaan dengan periode kepemimpinan Menteri Keuangan, Purba Yudhi Sadewa. Direktur Utama BEI, Iman Rachman, mengatakan, capaian tersebut mencerminkan persepsi positif investor terhadap kondisi ekonomi nasional. “Ini bisa menjadi cermin bagaimana investor menilai ekonomi Indonesia,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XI DPR, Rabu (3/12).
Aliran modal asing juga mulai deras masuk. Dalam tiga bulan terakhir, investor asing mencatatkan net buy Rp23,87 triliun, sehingga posisi net sell yang sebelumnya mencapai Rp59 triliun kini menyusut menjadi Rp29,52 triliun. “Artinya, kepercayaan investor kembali pulih,” tambah Iman.
Selain menjaga stabilitas pasar, BEI juga meluncurkan sejumlah inovasi. Dalam pertemuan dengan Danantara, Iman menyampaikan rencana pengembangan produk baru, termasuk pembentukan Indeks Danantara, sebuah indeks tematik yang mengacu pada kinerja emiten tertentu. “Saat ini masih tahap kajian dan diskusi awal, tapi nama Danantara sudah kami ajukan,” jelasnya.
BEI juga menargetkan perluasan exchange traded fund (ETF) berbasis saham domestik agar bisa diperdagangkan di bursa regional, dari Asia Tenggara hingga Asia. “Underlying-nya tetap saham Indonesia, tetapi listing di bursa lain,” kata Iman.
Saat ini, BEI telah memiliki IDXBUMN20, indeks berisi 20 emiten BUMN berkapitalisasi besar dan likuid yang dievaluasi setiap Januari dan Juli. Dengan inovasi baru ini, BEI berharap produk pasar modal Indonesia semakin kompetitif di tingkat global.
CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, inisiatif ini dapat menghadirkan produk yang transparan, mudah diakses, dan relevan dengan tren investasi global. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO