Buka konten ini

MONACO (BP) – Paris Saint-Germain (PSG) mendapatkan hasil mengejutkan pada journee ke-14 Ligue 1, Minggu (30/11). Bertandang ke Stade Louis II menghadapi AS Monaco – tim yang sebelumnya menelan tiga kekalahan beruntun dan kebobolan 10 gol, PSG justru tumbang 0-1.
Gol tunggal gelandang serang timnas Jepang Takumi Minamino pada menit ke-68 memastikan kekalahan kedua PSG di Ligue 1 musim ini. Kekalahan kedua menjadi jumlah kekalahan terbanyak Les Parisiens – sebutan PSG – dalam 14 laga awal liga sejak musim 2020-2021. Ketika itu, PSG harus puas finis sebagai runner-up!
Layak Keok
Entraineur PSG Luis Enrique tidak kuasa menutupi kekecewaannya terhadap performa Marquinhos dkk. ”Kedua tim sebenarnya tidak bermain di level yang sangat tinggi. Tetapi, mereka memang tampil lebih baik daripada kami,” tuturnya seperti dikutip dari L’Equipe.
”Sulit menjaga konsistensi ketika banyak terjadi kesalahan individu. Ini pertandingan terburuk kami musim ini,” imbuh pelatih yang musim lalu membawa PSG meraih quadruple alias memenangi Ligue 1, Coupe de France, Trophee des Champions, dan Liga Champions.
Kontroversi Keputusan Wasit
Kontroversi sempat muncul pada menit ke-12. Kiper PSG Lucas Chevalier yang sedang menguasai bola mendapat tekel keras dari gelandang AS Monaco Lamine Camara. Namun, Camara hanya diganjar kartu kuning oleh wasit Clement Turpin dan VAR (video assistant referee) tidak melakukan peninjauan.
Chevalier yang kemudian mendapatkan perawatan di lapangan merasa beruntung tidak mengalami cedera serius. ”Saya rasa semua orang melihatnya. Karier saya bisa saja berubah (karena cedera), tetapi saya sangat beruntung,” katanya kepada beIN Sports.
Mantan wasit internasional Prancis berdarah Maroko, Said Ennjimi, menilai keputusan wasit Turpin tidak tepat. ”Itu seratus persen kartu merah. Sangat luar biasa dan tidak logis bahwa itu tidak diberikan,” kata konsultan wasit untuk L’Equipe tersebut.
Pesan Pogba kepada Suporter
Di sisi lain, gelandang AS Monaco Paul Pogba menjadi sorotan dalam laga kemarin. Pogba sejatinya baru masuk pada menit ke-85. Akan tetapi, gelandang 32 tahun itu berani mendatangi tribun suporter seolah ingin menunjukkan komitmen kepada klub barunya.
Pogba sempat absen selama hampir dua tahun karena hukuman doping.
”Itu (hasil buruk) sudah di belakang kita! Sudah lewat,” ujarnya di hadapan suporter seperti dikutip Canal+. ”Hari ini hari yang penting. Hari ini kita menang. Kita akan terus maju bersama. Kita di sini bersama. Kita tidak menyerah. Oke?”
tutur mantan gelandang Manchester United dan Juventus itu lalu meminta dukungan lebih riuh dari suporter. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO