Jumat, 13 Februari 2026

Silakan berlangganan untuk bisa membaca keseluruhan berita di Harian Batam Pos.

Baca Juga

Waspadai Bahaya Rem Depan saat Menikung

Instruktur Safety Riding Honda Ingatkan Pengendara

BATAM KOTA (BP) — Kebiasaan pengendara sepeda motor menggunakan rem depan saat memasuki tikungan dinilai berbahaya dan berpotensi menyebabkan kecelakaan. Instruktur Safety Riding PT Capella Dinamik Nusantara (Capella Honda) Kepri, Christofer Valentino, mengingatkan bahwa teknik tersebut kerap disalahpahami dan justru meningkatkan risiko jatuh, terutama ketika motor berada dalam posisi miring.

Christofer menjelaskan, saat motor menikung, bidang ban yang menapak ke aspal jauh lebih kecil dibanding ketika motor tegak. Pada saat yang sama, gaya sentrifugal membuat beban pada ban meningkat. Penggunaan rem depan akan menambah beban roda depan sehingga cengkeraman terhadap aspal semakin berkurang dan potensi hilangnya traksi menjadi sangat tinggi.

“Jika roda depan kehilangan cengkeraman, pengendara bisa langsung terjatuh. Teknik seperti ini hanya aman dilakukan pembalap profesional di lintasan dengan perlengkapan lengkap,” ujarnya, Sabtu (29/11).

Karena itu, penggunaan rem depan saat menikung tidak dianjurkan untuk kondisi harian di jalan raya, terutama pada tikungan sempit atau permukaan jalan yang tidak ideal. Kesalahan kecil dalam teknik mengemudi dapat menempatkan pengendara dalam bahaya.
Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara, Duri Yanto, menegaskan bahwa edukasi keselamatan berkendara menjadi fokus utama perusahaan untuk menekan angka kecelakaan.

“Perilaku aman dimulai dari pemahaman teknik yang benar. Informasi seperti ini penting karena banyak kecelakaan terjadi akibat kebiasaan yang dianggap sepele,” katanya.
Sebagai panduan, tim Safety Riding Honda memberikan lima teknik dasar cari aman saat menikung:

1. Kurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan.
2. Arahkan pandangan ke poros tikungan.
3. Jaga kecepatan tetap konstan.
4. Gunakan rem belakang untuk mengontrol laju motor.
5. Tambahkan kecepatan setelah keluar tikungan.

Christofer menambahkan, teknik menikung aman dapat dipelajari melalui pelatihan langsung agar pengendara memahami teori sekaligus praktik di lapangan. Latihan berkala dinilai efektif untuk meningkatkan kontrol motor serta menekan risiko kecelakaan.
Untuk memperkuat budaya Cari Aman, Capella Honda membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin memperdalam keterampilan berkendara aman melalui pelatihan safety riding.

“Masyarakat dapat menghubungi dealer Honda terdekat untuk mendapatkan jadwal pelatihan yang tersedia dan dapat diikuti secara gratis,” tutupnya. (*)

Reporter : AZIS MAULANA
Editor : Jamil Qasim