Buka konten ini

JAKARTA (BP) – Industri perbankan memasuki penghujung 2025 dengan optimisme yang semakin kuat. Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK (SBPO) mencatat indeks orientasi bisnis perbankan (IBP) mencapai angka 66, menempatkan sektor ini konsisten di zona optimis. Salah satu pendorongnya adalah membaiknya kondisi ekonomi makro yang diantisipasi para bankir.
“Kami melihat keyakinan bankir meningkat karena prospek ekonomi domestik cenderung membaik, sehingga kinerja perbankan diperkirakan tetap solid hingga akhir tahun,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, di Jakarta, kemarin (23/11).
Optimisme itu turut terlihat pada indeks ekspektasi kondisi makroekonomi (IKM) yang kembali naik ke level 63. Prospek ekonomi dinilai cerah seiring turunnya BI-rate, stabilnya rupiah, serta lonjakan konsumsi masyarakat menjelang Natal dan tahun baru.
“Berbagai stimulus pemerintah juga dinilai mampu menjaga daya beli, meski aktivitas ekonomi yang meningkat dapat menimbulkan tekanan inflasi,” tambahnya.
Risiko Dinilai Terkendali
Sebagian besar responden melihat risiko industri berada pada level aman.
Indeks persepsi risiko (IPR) berada di angka 57, yang tetap masuk zona optimis. Kondisi tersebut ditopang oleh kualitas kredit yang stabil dan posisi devisa netto (PDN) yang rendah. Perbankan juga masih menahan long position valas sehingga tekanan eksternal dipandang minimal.
Untuk likuiditas, net cashflow diproyeksikan turun. “Namun kenaikan arus keluar kas masih wajar karena meningkatnya kebutuhan dana operasional nasabah serta belanja pemerintah daerah menjelang akhir tahun,” jelas Dian.
Kinerja Diprediksi Meningkat
Indeks ekspektasi kinerja (IEK) pada kuartal IV/2025 melonjak ke angka 78. Hal ini menunjukkan keyakinan kuat bahwa penyaluran kredit akan terus berkembang.
Pertumbuhan kredit dipicu oleh sektor industri pengolahan yang naik 8,64 persen secara tahunan pada September 2025, disusul sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh 19,15 persen YoY, serta sektor transportasi dan pergudangan yang melonjak 19,32 persen YoY.
RBB Tetap Sesuai Target
SBPO yang melibatkan 102 bank juga memetakan proyeksi pencapaian rencana bisnis bank (RBB). Sebagian besar bank optimistis target kredit dan DPK 2025 dapat mereka penuhi.
“Secara umum, perbankan memasuki akhir tahun dalam posisi kuat, dengan risiko yang terjaga dan prospek pertumbuhan yang menjanjikan hingga 2026,” tutup Dian. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO