Buka konten ini

MENENTUKAN jasa desain rumah merupakan langkah penting ketika Anda merencanakan pembangunan atau renovasi hunian impian. Banyak aspek yang perlu diperhatikan secara matang agar Anda mendapatkan layanan desain yang benar-benar berkualitas.
“Membangun rumah membutuhkan biaya besar, jadi sangat penting untuk memilih arsitek atau jasa desain rumah yang profesional, dapat dipercaya, dan bertanggung jawab,” ujar Bian Saputra, Project Manager Masterpiece Arsitek, dalam keterangan tertulis.
Berikut 10 panduan yang dapat membantu Anda memilih jasa desain rumah yang tepat:
1. Cermati Portofolio
Lihat hasil karya desainer atau perusahaan melalui portofolio mereka. Pastikan proyek-proyek terdahulu sesuai dengan selera dan kebutuhan Anda. Portofolio akan memberikan gambaran jelas mengenai karakter dan kualitas desain mereka.
2. Cari Referensi dan Tinjau Ulasan
Mintalah rekomendasi dari orang terdekat yang pernah menggunakan jasa desain rumah. Selain itu, baca ulasan online untuk mengetahui pengalaman klien sebelumnya.
3. Pahami Keahlian dan Gaya Desain
Pastikan desainer memahami berbagai gaya arsitektur, terutama konsep rumah yang Anda inginkan. Jika Anda mencari desain modern, pilihlah desainer yang memiliki pengalaman menangani gaya tersebut.
4. Komunikasi Harus Efektif
Pilih desainer yang mampu mendengarkan kebutuhan Anda serta menjelaskan gagasan dengan jelas dan sabar. Komunikasi yang baik akan mempermudah proses dari awal hingga akhir.
5. Sesuaikan dengan Anggaran
Tentukan budget sejak awal dan diskusikan secara terbuka dengan desainer. Pastikan mereka mampu bekerja sesuai anggaran tanpa mengorbankan kualitas hasil desain.
6. Periksa Legalitas dan Perizinan
Pastikan jasa desain yang Anda pilih memiliki lisensi dan izin yang dibutuhkan untuk beroperasi. Hal ini memastikan proyek berjalan sesuai aturan yang berlaku.
7. Tanyakan Jadwal dan Durasi Pengerjaan
Diskusikan timeline pengerjaan dan target penyelesaian. Pastikan desainer mampu mengikuti batas waktu yang Anda butuhkan.
8. Pilih yang Fleksibel
Desainer yang baik harus terbuka terhadap ide dan masukan Anda. Kolaborasi yang fleksibel akan menghasilkan desain yang lebih memuaskan.
9. Kuasai Aturan Zonasi dan Konstruksi
Pastikan desainer memahami regulasi zonasi serta ketentuan konstruksi setempat. Ini penting agar desain Anda sesuai standar hukum dan teknis.
10. Buat Kontrak yang Jelas
Pastikan semua kesepakatan tertulis dalam kontrak yang lengkap, mulai dari ruang lingkup pekerjaan, biaya, jadwal, hingga hak cipta desain. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : PUTUT ARIYO