Buka konten ini

SYDNEY (BP) – Ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin melesat di Australia Open 2025. Sejumlah ganda pengalaman sukses ditundukkan dua pemain berstatus pratama di Pelatnas PBSI Cipayung itu.
Kemarin (21/11), Raymond/Joaquin sukses menundukkan duo Malaysia unggulan kelima Man Wei Chong/Kai Wun Tee lewat pertarungan rubber game (21-15, 19-21, 21-15) di Quaycentre, Sydney.
Raymond menuturkan, kunci kemenangannya adalah bermain all out. “Sudah di delapan besar melawan pasangan nomor lima dunia, jadi harusnya mereka yang punya beban. Puji Tuhan bisa menang, tidak terbayangkan sebelumnya “ katanya.
Joaquin menambahkan, di laga kali ini terus mempertahankan strategi menyerang. “Senang banget bisa menerapkan strategi yang tepat,” ucapnya.
Di babak semifinal, Raymond/Joaquin akan menantang lawan yang lebih sulit. Yaitu unggulan kedua asal Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Raymond/Joaquin diharapkan bisa menang untuk mencipatkan All Indonesian Final. Sebab, satu tempat final sudah dipastikan usai dua seniornya saling berhadapan.
Yaitu Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani yang sukses menundukkan wakil Jepang Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi (21-17, 21-13). Lalu, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhasil mengalahlan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (21-19, 21-15).
Melawan Sabar/Reza, Fajar menyebutkan sudah saling mengenal satu sama lain. “Jadi siapa yang siap dia yang akan menang. Kami berharap bisa all out dan menang,” ucapnya.
Fikri menambahkan, tembus ke semifinal membuat peluangnya untuk tampil di World Tour Finals 2025 semakin besar. “Tapi kami mau fokus untuk besok (Sabtu), semoga hasilnya bisa sesuai harapan,” sebutnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO