Buka konten ini

BATUAJI (BP) – Kemacetan di Simpang Basecamp, Batuaji, semakin menjadi keluhan para pengguna jalan. Arus kendaraan yang padat sepanjang pagi hingga malam membuat kawasan itu nyaris tak pernah benar-benar lancar.
Pantauan Batam Pos, penyebab utama kemacetan berasal dari perilaku pengendara yang saling berebut jalur. Banyak kendaraan enggan memberi ruang bagi arus yang hendak keluar maupun masuk bundaran.
“Harusnya pengendara yang mau masuk memberi ruang untuk kendaraan yang keluar. Tapi ini saling ngotot,” ujar Zikri, warga Basecamp, Rabu (19/11).
Menurut Zikri, minimnya kesadaran berkendara membuat insiden tersenggol antarkendaraan kerap terjadi dan memperparah kemacetan.
“Sering bersenggolan, yang membuat jalan bundaran ini semakin macet,” tambahnya.
Ia menilai perlu ada petugas yang berjaga pada jam-jam sibuk, terutama pagi dan sore hari ketika aktivitas pekerja dan sekolah memuncak.
“Pagi dan sore banyak kendaraan. Sampai sekarang tidak ada yang mengatur. Bahkan rambu juga tidak ada,” keluhnya.
Menanggapi hal itu, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Batam, Edward Purba, menjelaskan bahwa bundaran memang tidak dilengkapi rambu khusus. Secara prinsip, kendaraan yang berada di dalam bundaran memiliki prioritas.
“Rambu di bundaran itu tidak ada. Karena prinsipnya, prioritas bagi kendaraan yang di dalam bundaran,” ujarnya.
Edward menegaskan bahwa kelancaran arus di bundaran sangat bergantung pada kesadaran pengendara. Mereka yang hendak masuk ke bundaran wajib mengalah dan mendahulukan arus yang sudah berada di dalam.
“Intinya kesadaran pengendaranya. Harus mengutamakan kendaraan di dalam bundaran,” tutupnya. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO