Buka konten ini

TANJUNGPINANG (BP) – Belasan PTK non-ASN Dinas Pendidikan (Disdik) mendatangi kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kerpi, Selasa (18/11). Mereka datang untuk mempertanyakan nasib sejumlah pegawai non-ASN yang telah dirumahkan.
Dani, salah satu PTK non-ASN mengatakan sudah ada delapan orang rekannya yang dirumahkan secara mendadak, tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya.
Padahal, beberapa bulan lalu, Disdik Kepri menyampaikan bahwa mereka masih bisa bekerja hingga bulan Desember dan mendapat gaji. ”Namun sekarang gaji kami belum dibayar yang bulan Oktober. Terus ada kurang lebih 8 orang rekan kami yang telah dirumahkan hari ini,” tambahnya.
Ia menyampaikan, bahwa kedatangan para honorer sekolah tersebut belum mendapat kejelasan apapun.
”Masih belum ada titik terang. Makanya kami berencana akan temui Disdik Kepri,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan BKD Kepri, Tengku Irvan, mengatakan, kedatangan rekan-rekan PTK non-ASN ke BKD untuk menyampaikan keluh kesahnya.
“Keluh kesah mereka ini akan kami sampaikan ke Disdik Kepri,” ucapnya.
Sementara terkait gaji yang belum dibayarkan dan nasib kepegawaian PTK non-ASN, pihaknya menyebut semua itu merupakan kewenangan di Disdik Kepri.
”Semua hal itu adanya di Disdik, kami hanya bisa menampung keluh kesah mereka dan hanya dapat mensupport untuk tetap berjuang,” pungkasnya. (*)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY