Buka konten ini

BATAM (BP) – Sri Miranthy Adhisty resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Kamis (13/11). Mantan Camat Lubukbaja itu menjadi salah satu pejabat termuda sekaligus perempuan pertama yang memimpin dinas strategis tersebut.
Pelantikan berlangsung di Lantai IV Kantor Wali Kota Batam dan turut dihadiri Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Dalam kesempatan itu, Amsakar juga melantik total 67 pejabat—dua pejabat baru dan 65 pejabat lainnya yang dikukuhkan karena perubahan nomenklatur jabatan.
“Pelantikan dua pejabat ini sempat tertunda karena menunggu surat keputusan dari Menteri Dalam Negeri. Jadi jangan ada anggapan bahwa pelantikan ini dilakukan berulang kali tanpa alasan,” tegas Amsakar.
Adhisty menggantikan pejabat sebelumnya yang telah memasuki masa purna bakti. Kepada pejabat baru, Amsakar berpesan agar segera melakukan pembenahan menyeluruh di sektor pelayanan kependudukan, yang kerap menjadi sorotan publik karena volume pemohon yang tinggi.
“Pelayanan paling ramai itu di Disdukcapil, karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Saya pesan betul agar pelayanan di sana dibenahi,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya inovasi dan efisiensi agar pelayanan administrasi kependudukan bisa diakses dengan mudah. Salah satu langkah yang akan diterapkan ialah memperluas distribusi pelayanan ke tingkat kecamatan untuk mengurangi antrean di kantor pusat Disdukcapil.
Selain peningkatan layanan, Amsakar juga menyoroti pentingnya pembaruan data kependudukan secara berkala. Data tersebut, katanya, menjadi dasar dalam menyusun perencanaan pembangunan di berbagai sektor.
“Saya ingin Disdukcapil memiliki data kependudukan yang mutakhir, mulai dari jumlah anak usia sekolah, angka kemiskinan, hingga data stunting dan kelahiran. Semua itu berpengaruh pada arah kebijakan pembangunan Batam ke depan,” jelasnya.
Amsakar juga menyebutkan bahwa Wakil Wali Kota Li Claudia sangat mendukung pembenahan pelayanan di Disdukcapil. “Bu Wakil ingin ada terobosan baru di sana. Karena itu, kami juga melibatkan Dharma Wanita untuk ikut menata pelayanan agar lebih humanis,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil yang baru, Sri Miranthy Adhisty, menyatakan siap menjalankan amanah tersebut. “Pesan dari Pak Wali dan Bu Wakil menjadi fokus kami. Dalam waktu dekat, kami akan berdiskusi bersama jajaran Disdukcapil untuk memperkuat strategi pelayanan,” ujarnya.
Adhisty menegaskan bahwa pembenahan pelayanan publik akan menjadi prioritas utama. “Bagaimana mengurai kepadatan antrean dan menghadirkan pelayanan yang ramah, efisien, serta nyaman bagi masyarakat—itu menjadi PR besar kami,” katanya. (*)
Reporter : ARJUNA
Editor : GALIH ADI SAPUTRO