Buka konten ini
SEKUPANG (BP) – Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam memperketat pemeriksaan kapal penumpang di sejumlah pelabuhan utama. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh armada dalam kondisi laik laut dan siap melayani lonjakan penumpang.
Kepala KSOP Khusus Batam M. Takwim Masuku turun langsung meninjau pelaksanaan uji kelaiklautan dan pemeriksaan mandiri (self-inspection) di empat pelabuhan utama: Sekupang, Harbour Bay, Batam Center, dan Telaga Punggur, Senin (10/11).
“Pemeriksaan ini bagian dari komitmen kami untuk menjamin keselamatan pelayaran. Tidak ada kompromi soal itu,” tegas Takwim.
Dorong Operator Terapkan Pemeriksaan Mandiri
Selain pemeriksaan rutin oleh marine inspector, KSOP juga memperkuat pengawasan dengan sistem self-inspection atau pemeriksaan mandiri oleh operator kapal.
Dalam sistem ini, operator wajib melakukan pengecekan awal terhadap kondisi kapal, alat keselamatan, dan kesiapan awak kapal sebelum diverifikasi petugas KSOP.
“Kami dorong pelaku usaha pelayaran untuk lebih sadar dan bertanggung jawab terhadap keselamatan. Keselamatan bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Pengecekan kapal penumpang dan ro-ro telah dilakukan sejak 17 Oktober hingga awal November 2025. Dari total 91 kapal yang wajib diperiksa, sebanyak 78 kapal (85,7 persen) telah dinyatakan laik laut, sementara 13 kapal lainnya masih menjalani proses docking dan akan diperiksa sebelum masa angkutan Nataru dimulai.
Dorongan Digitalisasi Tiket dan Layanan
Dari hasil peninjauan di lapangan, KSOP masih menemukan sejumlah operator yang menjual tiket secara manual. Takwim menilai hal ini perlu segera ditinggalkan dan beralih ke sistem digital untuk meningkatkan efisiensi serta transparansi.
“Kami sarankan penggunaan tiket dan check-in online. Dengan sistem digital, penumpang bisa mengetahui harga, jadwal, dan ketersediaan kapal lebih cepat dan akurat,” katanya.
Armada Siap Layani Penumpang Nataru
Sementara itu, KSOP Batam memastikan seluruh kapal penumpang yang beroperasi selama libur Natal dan Tahun Baru (nataru) telah memenuhi standar keselamatan. Sebanyak 91 kapal akan disiagakan untuk melayani masyarakat yang bepergian melalui jalur laut.
“Insya Allah, jumlah armada yang siap mencukupi untuk melayani masyarakat selama Nataru 2025/2026,” tutup Takwim. (*)
Reporter : YOFI YUHENDRI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO