Buka konten ini
BATUAJI (BP) – Penyelidikan kasus ledakan kapal MT Federal II di galangan PT ASL Shipyard, Tanjung Uncang, masih terus bergulir di Satreskrim Polresta Barelang. Hingga kini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik (Puslabfor) untuk memastikan sumber dan penyebab ledakan.
“Keterangan saksi sudah kami dapatkan. Sekarang tinggal menunggu hasil uji ilmiah atau scientific investigation dari Tim Puslabfor,” ujar Kapolresta Barelang, Kombes Zaenal Arifin, Minggu (9/11).
Zaenal menjelaskan, hasil uji ilmiah tersebut akan menjadi dasar utama dalam menentukan asal api serta penyebab kebakaran di kapal tanker tersebut. Temuan ilmiah itu juga akan disinkronkan dengan keterangan saksi untuk menentukan langkah hukum berikutnya.
“Nanti hasilnya akan kami cocokkan dengan keterangan saksi. Setelah itu baru kami ambil langkah selanjutnya,” katanya.
Sejauh ini, sebanyak 38 saksi telah dimintai keterangan. Mereka terdiri atas petugas Health, Safety, and Environment (HSE), supervisor, dan pekerja subkontraktor yang berada di lokasi kejadian.
Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Debby Tri Andrestian, menambahkan pihaknya juga tengah melakukan penyelidikan dengan metode scientific crime investigation untuk memperkuat proses pembuktian.
“Mekanisme scientific crime investigation masih berjalan. Jadi kami menunggu hasil lengkap dari penelitian itu sebelum menyimpulkan penyebab pasti ledakan,” tuturnya.
Seperti diketahui, kapal MT Federal II sudah dua kali terbakar dan meledak saat menjalani perawatan atau docking di galangan PT ASL Shipyard. Dalam peristiwa terakhir, kobaran api menyambar para pekerja dan menyebabkan 14 orang meninggal dunia serta 17 lainnya luka-luka. (*)
Reporter : Yofi Yuhendri
Editor : RATNA IRTATIK