Buka konten ini

TIM Indonesia U-17 wajib meraih kemenangan jika ingin menjaga peluang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia U-17 2025. Pada laga terakhir Grup H, Garuda Muda akan menghadapi Honduras U-17 di Aspire Zone Pitch 7, Al Rayyan, malam ini pukul 21.45 WIB.
Kedua tim sama-sama mengalami dua kekalahan pada laga sebelumnya. Indonesia U-17 memiliki koefisien gol 1-7 setelah takluk 1-3 dari Zambia U-17 dan 0-4 dari Brasil U-17.
Sementara Honduras U-17 mencatat hasil lebih buruk, yakni 2-12 dari kekalahan 0-7 melawan Brasil U-17 dan 2-5 dari Zambia U-17.
Karena itu, laga ini menjadi penentu bagi kedua kesebelasan untuk memelihara peluang melaju ke fase berikutnya. “Peluang tetap ada. Tapi kita tidak boleh meremehkan Honduras,” ujar pelatih Indonesia U-17, Nova Arianto.
Harus Siap Sejak Kickoff
Nova menekankan pentingnya fokus sejak menit awal. Pada dua pertandingan sebelumnya, Indonesia U-17 cenderung tampil kurang maksimal di babak pertama. Dari tujuh gol yang bersarang, enam di antaranya terjadi pada paruh awal laga.
Situasi serupa dialami Honduras U-17 yang kebobolan tujuh dari total 12 gol mereka di babak pertama. Nova kemungkinan akan menurunkan M. Zahaby Gholy dan Mierza Firjatullah sejak awal guna menambah daya serang, setelah keduanya baru dimainkan pada babak kedua ketika menghadapi Brasil U-17.
8 Tim Lolos sebagai Peringkat III Terbaik
Selain juara dan runner-up grup, terdapat delapan slot untuk tim peringkat ketiga terbaik dari total 12 grup. Hingga Sabtu (9/11) pukul 18.00 WIB, enam negara peringkat ketiga sudah mengoleksi tiga poin, yakni Tunisia U-17 (Grup D), Inggris U-17 (Grup E), Meksiko U-17 (Grup F), Burkina Faso U-17 (Grup I), Paraguay U-17 (Grup J), serta Arab Saudi U-17 dan Mali U-17 (Grup L) yang sama-sama memiliki koefisien gol 3-3. Indonesia U-17 harus menang jika ingin masuk dalam persaingan slot tersebut. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : FISKA JUANDA