Buka konten ini

Anambas (BP) – Suasana malam di beberapa tempat hiburan di Pulau Jemaja mendadak berubah tegang. Saat pengunjung sedang asyik berkaraoke dan menikmati minuman beralkohol, petugas gabungan tiba-tiba datang melakukan razia, Sabtu (8/11).
Kehadiran petugas membuat sejumlah pengunjung kaget. Terlebih, para pria yang sedang bernyanyi bersama wanita pemandu lagu atau Lady Companion (LC) langsung terdiam dan berhenti bernyanyi.
Petugas gabungan tersebut terdiri dari personel Polsek Jemaja, TNI, dan Satpol PP. Mereka memang turun langsung untuk memantau dan menertibkan kegiatan di Tempat Hiburan Malam (THM) yang ada di wilayah itu.
Razia malam itu dilakukan di beberapa lokasi, antara lain Smile Family, Kafe Pendi, Kafe Pang, dan Royal Palace. Tempat-tempat tersebut dikenal sebagai lokasi hiburan yang cukup ramai dikunjungi warga.
Kapolsek Jemaja, AKP Aang Setiawan, mengatakan bahwa kegiatan razia ini merupakan bagian dari patroli rutin untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kita ingin memastikan tidak ada kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Termasuk juga mengingatkan pemilik usaha hiburan agar tetap menaati aturan,” ujar AKP Aang, Minggu (9/11).
Selain memeriksa izin usaha, petugas juga memeriksa identitas pengunjung dan pekerja di lokasi hiburan malam tersebut. Pemeriksaan dilakukan dengan sopan namun tegas.
Beberapa pengunjung tampak gelisah ketika petugas memeriksa ruangan demi ruangan. Namun setelah dijelaskan bahwa razia ini hanya untuk memastikan keamanan, mereka tampak mulai tenang.
Petugas juga memberikan imbauan agar para pengunjung tidak berlebihan dalam mengonsumsi minuman keras serta tetap menjaga sikap selama berada di tempat umum dan tidak mengkonsumsi Narkoba.
Sementara itu, pemilik tempat hiburan diminta untuk bekerja sama menjaga ketertiban dan tidak membiarkan adanya kegiatan ilegal seperti perjudian dan prostitusi terselubung.
“Kami tidak melarang usaha hiburan berjalan, tapi jangan sampai menimbulkan keresahan di masyarakat,” tegas AKP Aang. Ia menambahkan, kegiatan patroli seperti ini akan terus dilakukan secara berkala, terutama pada malam akhir pekan yang rawan terjadi pelanggaran.
Menurutnya, masyarakat juga diharapkan ikut berperan aktif melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar lingkungan mereka.
“Keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab kita bersama,” kata Aang. (***)
Reporter : IHSAN IMADUDDIN
Editor : GUSTIA BENNY