Buka konten ini

BATAM (BP) – Sudah bertahun-tahun warga Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, hidup dalam kegelapan setiap malam. Tak satu pun penerangan jalan umum (PJU) berdiri di sepanjang ruas utama yang kerap dilalui kendaraan roda dua maupun empat itu. Satu-satunya cahaya yang tampak hanyalah sorot lampu kendaraan yang melintas.
Pantauan Batam Pos, Selasa (5/11) malam, menunjukkan kondisi jalan dua lajur itu membentang di antara lahan kosong dan semak belukar. Kiri-kanan jalan tampak gelap gulita, hanya sesekali diterangi sorot lampu kendaraan. Kondisi tersebut membuat pengendara harus ekstra hati-hati, terutama saat hujan.
“Sudah bertahun-tahun begini. Gelap terus, belum ada lampu jalan satu pun. Padahal ini jalan ramai, banyak yang melintas tiap malam,” keluh Ulan, warga Sambau.
Ia menuturkan, banyak pengendara nyaris celaka karena tidak bisa melihat jalan dengan jelas. Genangan air di musim hujan juga kerap membuat jalan licin dan membahayakan.
“Kalau hujan, makin parah. Gelap, jalan basah, kadang lubang tak kelihatan. Sudah sering dengar orang jatuh di sini, ada juga yang tabrakan,” tambahnya.
Ulan mengaku kecewa karena pemerintah belum menunjukkan perhatian. Padahal, warga tetap membayar iuran PJU setiap bulan melalui tagihan listrik.
“Kami bayar iuran PJU juga, tapi tidak ada manfaatnya. Pemerintah seperti cuek saja,” ujarnya kesal.
Keluhan serupa disampaikan Tika, warga lainnya. Ia mengaku kerap merasa takut melintas di malam hari, terutama jika harus pulang sendirian.
“Kalau lewat malam, apalagi perempuan, rasanya ngeri. Gelap sekali, tak ada penerangan sama sekali. Apalagi kalau sudah lewat jam 10 malam,” ucapnya.
Menurutnya, kondisi gelap tak hanya membahayakan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi menjadi lokasi rawan kejahatan.
“Kalau ada orang berniat jahat, gampang sekali sembunyi di kegelapan. Bahaya untuk kami,” ujarnya.
Tika berharap Pemko Batam segera menindaklanjuti keluhan warga dengan memasang PJU di sepanjang Jalan Sambau. Ia menegaskan, keselamatan warga harus menjadi prioritas utama.
“Jangan tunggu ada korban baru bertindak. Jalan ini penting sekali buat warga Nongsa,” tegasnya.
Hingga kini, ruas Jalan Sambau masih dibiarkan gelap. Pengendara tetap bergantung pada sorot lampu kendaraan untuk menembus pekatnya malam. Sementara, Plt Kepala Dinas Bina Marga Kota Batam, Dohar, belum dapat dikonfirmasi terkait belum adanya pemasangan PJU di kawasan tersebut. (***)
Reporter : Yashinta
Editor : RATNA IRTATIK