Buka konten ini

SAARBRUCKEN (BP) – Sejak meninggalkan Pelatnas PBSI Cipayung medio Mei lalu dan menjadi pebulu tangkis profesional, karier Jonatan Christie makin moncer. Dari empat turnamen terakhir yang diikuti, tiga di antaranya berbuah juara. Jojo – sapaan akrab Jonatan Christie – memenangi Hylo Open di Saarbrucken, Jerman, kemarin (3/11) setelah sebelumnya juara di Denmark Open (19/10) dan Korea Open (28/9).
”Ada campur tangan Tuhan atas apa yang saya raih,” ungkap Jojo setelah mengalahkan Magnus Johannesen (Denmark) dua game langsung (21-14, 21-14) dalam final Hylo Open.
”Tiga gelar dalam empat turnamen terakhir adalah pencapaian yang tidak terpikirkan mengingat beberapa hasil kurang bagus setelah meninggalkan pelatnas,” imbuhnya.
Di awal meninggalkan pelatnas, khususnya dalam tiga bulan, Jojo tiga kali beruntun tersingkir di babak kedua. Masing-masing dalam Singapore Open (28/5) lalu Indonesia Open (4/6) dan China Open (23/7). Bahkan, Jojo sudah angkat koper di babak pertama Japan Open (15/7).
Menurut Juara Asian Games Jakarta 2018 itu, pasca keluar dari pelatnas, kondisinya sebetulnya tidak begitu baik. Ada proses rehabilitasi cedera yang masih berjalan. Kini, Jojo sangat bersyukur dan menilai keberhasilannya karena dia bisa sepenuhnya fokus ke pertandingan.
”Saya juga bisa lebih menikmati pertandingan demi pertandingan,” ucap pebulu tangkis 28 tahun tersebut. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO