Buka konten ini

SEORANG pria lanjut usia (lansia), Syarikin ditemukan tewas di kebun pisang, yang terletak di Jalan Wiratno Tanjungpinang. Dari hasil olah TKP, polisi mendapati bahwa bagian kaki kiri korban dalam kondisi tidak utuh.
Kapolsek Tanjungpinang Barat, Iptu Missyamsu Alson, mengatakan bahwa bagian kaki kiri korban diduga digigit oleh biawak. Sebab terdapat bekas gigitan, yang membuat bagian kaki tersebut tidak utuh lagi.
”Kakinya kayaknya dimakan biawak. Karena kata warga disini banyak biawak, apalagi ini daerah pesisir,” kata Alson, Senin (3/11) di lokasi kejadian.
Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, kata dia korban sehari-hari bertugas membersihkan sejumlah kebun, termasuk di Jalan Wiratno tersebut. Korban juga sempat terlihat oleh warga pada Jumat pekan lalu.
”Jadi lebih kurang sudah meninggal selama tiga hari. Jasad korban juga akan menjalani visum di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang,” pungkasnya.
Jasad korban, pertama kali ditemukan oleh Ketua RT05 RW06 Kelurahan Kampung Baru, Rusmawadi sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, Rusmawadi merasa heran, karena korban tidak kunjung pulang ke rumahnya.
”Saya sempat cari ke daerah pantai, tidak ketemu juga. Setelah saya cek kebunnya, ternyata ada, namun sudah meninggal dunia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bahwa korban terakhir terlihat pada Jumat pekan lalu. Sebagai kerabat, ia sempat mencari keberadaan korban yang sudah beberapa hari tidak terlihat. Setelah menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa, ia langsung melaporkan penemuan itu ke polisi.
Berdasarkan informasi yang diterima, pihak kepolisian segera meluncur ke lokasi.
Pantauan Batam Pos, tempat penemuan jasad Syarikin sudah diberi garis polisi untuk mencegah warga memasuki area tersebut. Warga terlihat berkumpul, menyaksikan polisi melakukan olah tempat kejadian perkara dari kejauhan. (***)
Reporter : MOHAMAD ISMAIL
Editor : GUSTIA BENNY