Buka konten ini

BATAM (BP) – Suasana hangat mewarnai pertemuan antara Kapolda Kepulauan Riau (Kepri), Irjen Asep Safrudin dengan pengurus dan anggota Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kepri di Mapolda Kepri, Jumat (24/10). Silaturahmi tersebut menjadi ajang mempererat kemitraan antara pewarta foto dan aparat kepolisian dalam menjaga ruang publik yang sehat, informatif, dan berimbang.
Kedatangan rombongan PFI Kepri disambut langsung oleh jajaran utama Polda Kepri, di antaranya Dirintelkam, Kombes Agung Budi Leksono, Irwasda Kombes Tato Pamungkas Suyono, serta Kasubbid Penmas Humas Polda Kepri, AKP Tigor Dabariba. Dari pihak PFI Kepri, hadir Ketua Tommy Purniawan, Sekretaris Iman Wachyudi, Bendahara Aulia Ichsan, serta sejumlah pewarta foto dari berbagai media di wilayah Kepulauan Riau.
Ketua PFI Kepri, Tommy Purniawan, menjelaskan bahwa silaturahmi ini merupakan bagian dari agenda awal kepengurusan baru PFI Kepri. Ia menyebut, organisasi yang berdiri sejak 2004 itu sempat vakum beberapa tahun terakhir, namun kini kembali aktif dengan semangat baru untuk berkolaborasi dengan berbagai lembaga, termasuk Polda Kepri.
“Kami ingin PFI kembali berkontribusi bagi daerah, tidak hanya dalam pemberitaan, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan edukatif,” ujarnya.
Dalam sejarahnya, PFI Kepri dikenal aktif menggelar berbagai kegiatan positif seperti lomba dan pameran foto bersama instansi pemerintah dan kepolisian. Tommy menuturkan, kerja sama dengan Polda Kepri sudah terjalin sejak lama.
“Tahun 2016 dan 2017 kami pernah menggelar pameran foto bertema ‘Polisi Juga Manusia’ di Mega Mall Batam. Antusias masyarakat luar biasa, karena mereka bisa melihat sisi humanis dari anggota kepolisian,” katanya.
Selain memperkenalkan jajaran pengurus baru, Tommy juga memaparkan sejumlah agenda ke depan, termasuk rencana kolaborasi program fotografi bersama Polda Kepri. Ia berharap sinergi antara PFI Kepri dan Polri dapat terus diperkuat.
“Kami ingin hubungan ini tidak hanya sebatas liputan, tetapi juga dalam pembinaan dan pelatihan bagi pewarta foto muda agar bisa bekerja profesional dan beretika,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menyampaikan apresiasi atas semangat baru PFI Kepri. Ia menilai media foto memiliki peran vital dalam menyampaikan pesan dan kebenaran secara visual.
“Foto bukan sekadar gambar, tapi bahasa universal yang bisa menggerakkan opini publik. Karena itu, pewarta foto memiliki tanggung jawab moral untuk menyampaikan kebenaran,” ujarnya.
Asep juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan objektivitas di tengah derasnya arus informasi digital.
“Banyak foto beredar di media sosial dengan keterangan yang keliru atau menyesatkan. Di sinilah peran rekan-rekan media untuk melakukan klarifikasi agar publik tidak salah paham. Kamera rekan-rekan bukan sekadar alat kerja, tetapi penjaga kebenaran,” tegasnya.
Pertemuan itu ditutup dengan sesi foto bersama dan komitmen memperkuat kerja sama dalam bidang informasi publik dan edukasi visual.
Kapolda Kepri juga membuka ruang bagi PFI Kepri untuk menggelar kegiatan fotografi maupun pelatihan di lingkungan Polda Kepri.
“Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi. Mari jadikan sinergi ini sebagai langkah bersama membangun informasi yang cerdas, positif, dan menyejukkan bagi masyarakat Kepri,” pungkas Asep. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : RATNA IRTATIK