Buka konten ini

SEKUPANG (BP) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap peningkatan kasus Influenza A yang mulai terdeteksi dalam beberapa pekan terakhir.
Meski bukan tergolong penyakit berbahaya, flu jenis ini dapat menimbulkan gejala cukup berat dan mudah menular, terutama di lingkungan padat penduduk.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, kasus influenza memang sedang meningkat, khususnya di kalangan pekerja kantoran.
“Memang sedang naik kasusnya. Pegawai kantor banyak yang kena. Tapi penyakit ini tidak fatal, jadi masyarakat tidak perlu panik,” ujarnya, Rabu (22/10).
Menurut Didi, gejala Influenza A umumnya lebih berat dibandingkan flu biasa. Karena itu, masyarakat perlu mengenali tanda-tandanya sejak dini agar penanganan lebih cepat dilakukan.
Gejalanya antara lain demam tinggi di atas 38 derajat celcius, batuk kering berkepanjangan, sakit tenggorokan, hidung tersumbat atau berair, serta sakit kepala.
Selain itu, penderita juga kerap mengalami nyeri otot dan sendi, kelelahan berlebihan, menggigil atau berkeringat dingin, serta penurunan nafsu makan.
Didi menjelaskan, Influenza tipe A terdiri atas dua subtipe utama, yakni H1N1 dan H3N2, yang merupakan penyebab utama flu musiman di Indonesia.
“Virus H1N1 yang dulu dikenal sebagai flu babi saat pandemi 2009 kini sudah menjadi virus musiman. Sedangkan H3N2 kerap menimbulkan gejala lebih berat, terutama pada lansia dan penderita penyakit kronis,” jelasnya.
Ia menambahkan, kedua varian tersebut mudah menular, terutama di tempat padat seperti sekolah, kantor, dan transportasi umum. Namun karena tidak berisiko fatal, Dinkes belum berencana melakukan skrining khusus di lapangan.
“Skrining nggak perlu karena penyakitnya tidak fatal. Tapi kita lihat laporan bulan depan, apakah ada peningkatan signifikan,” katanya.
Lebih lanjut, Didi mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga daya tahan tubuh, terutama di musim hujan yang rawan penyakit pernapasan.
“Bagi yang sedang sakit, sebaiknya istirahat cukup di rumah dan konsumsi makanan bergizi. Jika harus keluar, gunakan masker. Untuk kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil, juga disarankan memakai masker saat bepergian,” ujarnya.
Ia menegaskan, salah satu langkah efektif mencegah influenza adalah melalui vaksinasi tahunan.
“Yang penting masyarakat jangan panik menghadapi ini. Orang tua juga diimbau untuk memvaksin anaknya dengan vaksin influenza. Kalau sudah vaksin, insya Allah aman,” tutupnya. (***)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK