Buka konten ini
MADRID (BP) – Bagi Kylian Mbappe, Jonathan David bisa dibilang sebagai lawan yang paling stabil saat bersaing memperebutkan gelar meilleur buteur alias pencetak gol terbanyak di Ligue 1. Dalam dua musim terakhir Mbappe meraih top scorer Ligue 1 bersama Paris Saint-Germain, 2022–2023 dan 2023–2024, selalu ada nama David yang memperkuat Lille OSC (LOSC).
Ketika Mbappe meninggalkan Ligue 1 untuk bermain di Real Madrid musim lalu, David masih bersaing di papan atas meilleur buteur. Musim ini, David memperkuat Juventus dan akan kembali beradu tajam dengan Mbappe di Liga Champions.
Repetivisi rivalitas mereka terjadi saat Real menjamu Juve dalam matchday ketiga fase League di Estadio Santiago Bernabeu, Madrid, dini hari nanti (siaran langsung beIN Sports 1/beIN Sports Connect/Vidio pukul 02.00 WIB). Jika Mbappe sudah menunjukkan ketajaman dengan koleksi 5 gol hanya dalam dua matchday awal, David masih nirgol.
“Kami sangat senang dengan penampilannya akhir-akhir ini. Aku ingin Kylian tetap bisa mencetak gol,” ucap entrenador Real Xabi Alonso seperti dilansir dari Mundo Deportivo.
Streak Gol Sebelas Laga
Musim ini, Mbappe selalu mencetak gol dalam 11 laga Real. Termasuk gol penentu kemenangan 1-0 atas tuan rumah Getafe CF di LALIGA pada Senin (20/10), striker berjuluk Donatello tersebut telah mengemas 15 gol. Streak gol dalam sebelas laga milik Mbappe praktis hanya bisa disamai oleh bomber Manchester City Erling Haaland (11 gol).
Itu belum termasuk laga antara City melawan Villarreal CF di Estadio de la Ceramica, Villarreal, dini hari tadi (21/10).
Selain capaian streak gol, Mbappe punya kans meme-cahkan rekor Raul Gonzalez. Yaitu sebagai striker termuda Los Merengues – sebutan Real – yang memainkan laga ke-90 di Liga Champions. Jika Raul menorehkannya pada usia 27 tahun 114 hari, saat ini Mbappe baru berusia 26 tahun 306 hari.
Menilik performa, Real sukses menyapu bersih dua matchday awal fase League Liga Champions. Sebaliknya, Juve selalu seri. Bahkan, Bianconeri – sebu-tan Juve – selalu seri. Bahkan, skuad Igor Tudor sudah enam laga beruntun tanpa kemenangan. Akhir pekan lalu (19/10), Manuel Locatelli dkk juga menelan kekalahan pertamanya di Serie A, takluk 0-2 oleh Como 1907.
Tekanan pun kini ada di pundak Tudor untuk mengakhiri periode negatif. “Kami akan berjuang dengan segenap upaya untuk kembali meraih kemenangan meski kami bermain di kandang tim seperti Real Madrid,” kata Locatelli, kapten sekaligus gelandang jangkar Juve dilansir dari Tuttosport. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG