Buka konten ini
DUBAI (BP) – Alibaba Cloud meresmikan pusat data kedua mereka di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Kamis (16/10). Dilansir dari channelnewsasia.com, divisi teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) Alibaba Group tersebut menegaskan ingin memimpin transformasi digital dan AI di Timur Tengah, kawasan strategis dengan pertumbuhan teknologi yang amat pesat.
Reuters Kamis (16/10) melaporkan, peresmian itu berselang sekitar sembilan tahun dari peluncuran fasilitas pertama mereka di wilayah tersebut. Ekspansi di Dubai itu tidak hanya memperluas kapasitas teknologi, tetapi juga memperkuat kemitraan dengan berbagai sektor.
’’Posisi strategis Timur Tengah memungkinkan sektor publik dan swasta berkembang pesat sehingga turut mempercepat adopsi AI serta ekosistem kolaboratifnya,’’ ujar Eric Wan, wakil presiden Alibaba Cloud International sekaligus general manager Alibaba Cloud Intelligence untuk wilayah Timur Tengah.
Investasi Besar
Peresmian itu merupakan bagian dari rencana investasi besar Alibaba senilai 380 miliar yuan (sekitar Rp884 triliun dengan kurs 1 yuan Rp2.327) dalam tiga tahun mendatang.
Nilai investasi tersebut menunjukkan keseriusan Alibaba dalam memperkuat daya saing di tengah meningkatnya permintaan layanan cloud dan AI secara global.
Di sela ajang teknologi GITEX Global di Dubai, Alibaba juga mengumumkan kemitraan dengan berbagai perusahaan lokal, termasuk bank digital yang didukung pemerintah Abu Dhabi, Wio Bank. Melalui kolaborasi itu, mereka berharap bisa mempercepat penerapan solusi berbasis AI dan layanan komputasi awan di sektor keuangan serta pemerintahan.
UEA tengah berupaya menjadi pusat global dalam pengembangan kecerdasan buatan.
Negara itu telah menandatangani kerja sama dengan sejumlah perusahaan teknologi besar, termasuk Nvidia dan OpenAI, guna membangun kampus AI terbesar di luar Amerika Serikat. (*)
Reporter : GALIH ADI SAPUTRO
Editor : MOHAMMAD TAHANG