Buka konten ini

BATAM (BP) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah mulai dirasakan manfaatnya oleh para siswa madrasah di Kota Batam. Sejak bergulir pertengahan Juli lalu, program ini tidak hanya meringankan beban sekolah dan orang tua, tetapi juga menambah semangat belajar siswa.
Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam, Budi Dermawan, menyebutkan, saat ini terdapat 15 satuan pendidikan Islam dari berbagai jenjang yang sudah menjalankan program MBG. Sekolah penerima tersebar di enam kecamatan, yakni Bengkong, Batam Kota, Nongsa, Batuampar, Lubukbaja, dan Sekupang.
“Operasional sejauh ini berjalan lancar, tidak ada laporan insiden ataupun kendala. Anak-anak bisa langsung merasakan manfaat karena kebutuhan gizi mereka ikut terpenuhi,” kata Budi, Minggu (24/8).
Menurutnya, kehadiran MBG mendapat sambutan positif dari madrasah karena program ini mendukung konsentrasi belajar siswa.
“Jumlah satuan pendidikan penerima bertambah cukup cepat. Baru berjalan sejak Juli, kini sudah 15 madrasah yang ikut,” ucapnya.
Program MBG menjangkau madrasah di berbagai jenjang. Untuk tingkat MI, penerima meliputi MIS Tarbiyyatul Hidayah, MIS Iskandar Muda, MI Muhammadiyah Batam Kota, MIS Al-Muttaqiin, MIS An Nisaa, MIS Terpadu Sayyidatu Haiba, MIN 1 Batam, dan MIS Restu Bunda.
Sementara di tingkat MTs, program ini berjalan di MTs Iskandar Muda, MTs Darul Ihsan, MTs Nurul Iman, MTs Darul Falah, dan MTs Al-Muttaqin. Adapun di tingkat MA meliputi MAN 2 Kota Batam dan MAS Darul Falah.
Salah seorang guru, Nur Aini, menuturkan program MBG sangat membantu pihak sekolah. Menurutnya, siswa tampak lebih antusias mengikuti pelajaran setelah mendapatkan makanan bergizi.
“Anak-anak lebih bersemangat, apalagi sebagian dari mereka berasal dari keluarga sederhana. Program ini benar-benar meringankan beban orang tua,” ujarnya.
Berdasarkan data Kemenag Batam, terdapat 105 Raudhatul Athfal (RA), 36 MI, 26 MTs, dan 17 MA yang resmi terdaftar. Jumlah penerima program MBG di madrasah diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan perluasan program.
Dengan hadirnya MBG, pemerintah berharap kebutuhan gizi siswa terpenuhi sehingga tumbuh kembang mereka lebih baik dan kualitas pendidikan di Batam ikut meningkat. (*)
Reporter : Rengga Yuliandra
Editor : RATNA IRTATIK