Buka konten ini

NONGSA (BP) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengimbau masyarakat Kepulauan Riau (Kepri) mewaspadai hujan lebat yang berpotensi disertai petir dan angin kencang pada Agustus hingga September ini. Intensitas hujan di hampir seluruh wilayah Kepri saat ini tergolong tinggi.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, Ramlan, mengatakan, Kepri mulai memasuki musim hujan dengan puncak diperkirakan pada Desember mendatang.
“Kadang hujan terjadi sporadis, dipicu pemanasan lokal yang memicu pertumbuhan awan hujan tiba-tiba dengan durasi singkat, dan berpotensi disertai petir maupun angin kencang,” ujarnya, Selasa (12/8).
Ia mengingatkan potensi fenomena puting beliung di wilayah tertentu. Meski cakupannya kecil dan berlangsung singkat, puting beliung tetap perlu diwaspadai, terutama di laut.
“Kalau di tengah laut terlihat awan gelap pekat, itu bisa menandakan potensi peningkatan gelombang atau angin kencang di sekitarnya. Nelayan sebaiknya memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas,” tegasnya.
Berdasarkan prakiraan BMKG untuk Rabu (13/8), pola belokan angin (shearline), pertemuan angin (konvergensi), serta kelembapan udara lapisan atas yang tinggi memicu potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Kepri.
Secara umum, cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang, disertai kilat dan angin kencang. BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan sedang hingga lebat pada pagi dan siang hari di wilayah Bintan, Tanjungpinang, Lingga, Natuna, dan Anambas.
“Waspada perubahan cuaca yang cepat. Jangan memaksakan aktivitas di laut jika langit sudah menunjukkan tanda-tanda buruk,” imbau Ramlan. (*)
Reporter : Yashinta
Editor : RATNA IRTATIK