Buka konten ini

BATUAJI (BP) – Dugaan baru mencuat dalam kasus pembuangan limbah berbahaya di lahan kosong dekat Perumahan Kodim, Kelurahan Buliang, Batuaji. Warga mencurigai limbah sengaja dibuang oleh sekelompok orang menggunakan truk pada malam hari, agar tak diketahui masyarakat.
Isu yang berkembang di tengah warga bahkan menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum pejabat di Kota Batam dalam kasus ini. Meski belum terbukti, kabar itu telah menjadi perbincangan hangat dan menambah keresahan warga yang sejak awal sudah terganggu oleh bau menyengat dari limbah tersebut.
”Orang-orang di sini lihat ada truk masuk malam-malam bawa limbah itu. Ramai juga yang bilang ada oknum anggota dewan di balik ini. Kami minta ditelusuri, dan kalau benar, harus ditindak,” ujar Rd, warga setempat yang enggan disebutkan nama lengkapnya.
Menurut warga, siapapun pelaku pembuangan limbah berbahaya ini harus bertanggung jawab. Sebab, selain merusak lingkungan, limbah itu juga bisa memicu dampak serius terhadap kesehatan masyarakat, apalagi lokasi pembuangan berada tak jauh dari permukiman dan sekolah.
Meskipun limbah itu telah diangkut kembali oleh pihak yang diduga membuangnya, warga tetap tidak tenang. Sisa-sisa limbah yang tercecer masih terlihat jelas di lahan kosong dan belum dibersihkan sepenuhnya.
”Siapa pun dia, tidak bisa semena-mena buang limbah begini. Aneh juga, limbah bisa diangkut kembali tanpa proses hukum. Jangan sampai ini cuma ’beres’ begitu saja,” ujar Irma, warga lainnya dengan nada kecewa.
Warga berharap aparat penegak hukum dan instansi terkait benar-benar menelusuri kasus ini sampai tuntas. Mereka meminta tidak ada perlakuan istimewa terhadap pelaku, meskipun melibatkan pihak yang berpengaruh.
Sementara itu, Polsek Batuaji mengaku belum menerima laporan resmi terkait kasus ini. Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Andi Pakpahan, mengatakan belum ada warga yang melapor.
“Tak ada laporan masuk, tapi akan coba kami telusuri,” ujarnya. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : RATNA IRTATIK