Buka konten ini

MUSIM panas dan cuaca kering yang melanda Batam belakangan ini membuat wilayah ini rawan kebakaran. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Batam kembali mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama setelah insiden kebakaran yang terjadi di dapur Restoran Golden Prawn, Bengkong, Minggu (26/7) dini hari.

Kebakaran yang diduga berasal dari kompor itu sempat membuat panik para karyawan dan menarik perhatian warga sekitar.
“Apinya kelihatan dari jalan, tapi tidak besar,” kata Rahmat, warga setempat.
Karyawan restoran dengan sigap menyelamatkan barang-barang di sekitar dapur dan berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Tak lama berselang, petugas Damkar tiba dan berhasil menjinakkan api.
Meski cepat dipadamkan dan tidak menimbulkan korban, kejadian ini menjadi pengingat bahwa potensi kebakaran bisa muncul kapan saja, terutama di musim kemarau.
Kepala Damkar Kota Batam, Azman, mengatakan masyarakat perlu waspada terhadap kebiasaan yang berisiko menimbulkan api, seperti membakar sampah sembarangan, membuang puntung rokok sembarangan, hingga kelalaian saat memasak.
“Kondisi cuaca panas membuat lahan dan bangunan cepat terbakar. Jangan menyalakan api di tempat terbuka, dan pastikan kompor serta instalasi listrik dalam kondisi aman,” ujarnya, Minggu (27/7).
Azman juga mengingatkan pentingnya pemeriksaan berkala instalasi listrik, terutama di bangunan lama. Korsleting masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran rumah maupun tempat usaha.
“Kami terus siaga 24 jam. Tapi pencegahan tetap yang utama. Kalau warga melihat ada kebakaran atau tanda-tandanya, segera lapor ke Damkar,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Bengkong Iptu Yuli Endra mengatakan kebakaran di Golden Prawn tidak sampai merembet ke bangunan lain. Api berhasil dikendalikan karena penanganan cepat karyawan dan Damkar. Tidak ada laporan resmi yang masuk ke polisi terkait peristiwa ini.
“Api berasal dari kompor saat aktivitas memasak di dapur. Tidak ada korban, dan kerusakan tidak parah,” jelasnya.
Dengan kondisi cuaca yang masih ekstrem dan panas, Damkar mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan tidak mengabaikan potensi-potensi kecil yang bisa memicu kebakaran besar. (***)
Reporter : Rengga Yuliandra – Yofi Yuhendri
Editor : RATNA IRTATIK