Buka konten ini

LIONEL Messi masih belum terkalahkan selama bermain di Piala Dunia Antarklub. Setelah tiga edisi sebelumnya bersama FC Barcelona (2010, 2012, dan 2016) dengan lima kemenangan, Messi melanjutkanya bersama Inter Miami CF tahun ini. Tiga kali main di grup A, Inter Miami mencatar sekali menang dan dua kali seri.
Hasil seri 2-2 kontra Palmeiras di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Rabu (24/6) sekaligus meloloskan Inter Miami ke fase knockout (babak 16 besar). The Herons –julukan Inter Miami – finis runner-up atau di bawah Palmeiras dengan sama-sama meraih 5 poin.
Kelolosan Inter Miami jadi hiburan bagi Messi yang sejatinya menginginkan kado ulang tahun. La Pulga –julukan Messi – genap berusia 38 tahun saat pertandingan. Sayangnya, kapten sekaligus striker Inter Miami berkebangsaan Argentina itu gagal menyumbangkan gol. Winger Tadeo Allende dan tandem Messi di lini serang, Luis Suarez, yang menyumbangkan gol untuk The Herons.
”Aku memilih kemenangan dan meloloskan tim (ke fase knockout ketimbang mencetak gol, red),” ucap Leo –sapaan akrab Lionel Messi – kalau harus memilih dalam laga kemarin saat wawancara dengan TyC Sports.
Tantangan berat dihadapi Messi untuk mempertahankan catatan tidak terkalahkannya di Piala Dunia Antarklub dalam 16 besar nanti. Itu karena Inter Miami bertemu dengan mantan klub Messi, Paris Saint-Germain (PSG), di Mercedez-Benz Stadium, Atlanta, akhir pekan nanti (29/6).
Seiring menjalani laga sarat emosi kontra PSG, tactician Inter Miami Javier Mascherano berharap Messi menumpahkan emosionalnya ke arah yang positif. Seperti yang dilakukan Messi saat jadi sasaran boo pendukung Palmeiras dalam laga kemarin. Bahkan, fans dan para pemain Palmeiras menyebut mereka sebagai ”Tim Ronaldo”.
“Dia (Messi) bermain dengan penuh emosi hari ini (kemarin, red) karena dia adalah salah satu pemain yang mampu menumpahkan isi pikirannya, tetapi disalurkan dalam energi positif dalam tim,” tutur Mascherano kepada SportsCenter.
Mascherano meyakini, Messi tidak akan terjebak di dalam romansanya sebagai mantan penggawa Les Parisiens –julukan PSG– dalam 16 besar nanti. ”Semua sudah berbeda. Begitu pula perasaan Leo,” klaim pelatih sekompatriot dengan Messi itu.
Dari PSG, kiper Gianluigi Donnarumma melempar psywar kepada Inter Miami. ”Aku beruntung pernah bermain bersama Messi selama dua musim. Saat itu, aku merasa menjalani momen fantastis. Tetapi, kali ini, saat bertemu dengannya di sini (Piala Dunia Antarklub), kami yang harus menang,” koar Gigio –sapaan akrab Gianluigi Donnarumma– kepada DAZN. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG