Buka konten ini
JAKARTA (BP) – Johnny Depp mengenang kembali hubungannya dengan mantan istrinya, Amber Heard, serta proses hukum panjang yang menyusul setelah perceraian mereka.
Dilansir dari laman People pada Minggu (22/6), Dalam sebuah wawancara, aktor berusia 62 tahun itu membagikan refleksi pribadi tentang cinta dan kesedihan yang ia alami, termasuk bagaimana ia sempat merasa perlu menolong seseorang yang tampak kesepian.
Hubungan Depp dan Heard bermula pada tahun 2011 dan berlanjut ke pernikahan pada 2015. Namun, setahun kemudian mereka berpisah, yang akhirnya berujung pada perselisihan hukum terkait tuduhan kekerasan dalam rumah tangga dan pencemaran nama baik.
Depp menyebut bahwa ia mencoba memberikan cinta dan bantuan, tetapi justru menghadapi pengkhianatan dan dampak psikologis mendalam.
Setelah perceraian, Heard menuduh Depp melakukan kekerasan, yang kemudian ia sampaikan dalam sebuah opini pada tahun 2018. Depp menggugat Heard atas pencemaran nama baik pada 2019.
Meskipun sebelumnya kalah dalam kasus serupa di Inggris, Depp kemudian memenangkan gugatan di Amerika Serikat pada Juni 2022, di mana Heard diperintahkan membayar ganti rugi sebesar USD 10,35 juta atau setara Rp169,5 milliar.
Meski sempat mengajukan banding, kedua belah pihak akhirnya mencapai penyelesaian pada Desember 2022. Heard setuju membayar USD 1 juta atau Rp16,3 juta kepada Depp, yang kemudian ia sumbangkan untuk amal.
Depp mengatakan bahwa dirinya harus memperjuangkan kebenaran demi harga diri dan anak-anaknya, meskipun risikonya besar.
Dalam wawancara tersebut, Depp mengungkapkan betapa beratnya perjuangan tersebut, termasuk pengkhianatan dari orang-orang terdekatnya. Ia menyebut bahwa loyalitas adalah nilai yang paling dijaganya, namun dikhianati oleh seseorang yang sebelumnya dekat dengannya, bahkan pernah hadir dalam acara keluarga.
Depp juga menyatakan bahwa ia merasa seperti korban, Depo merasa menjadi sasaran penghakiman publik, meskipun tidak terbukti bersalah. Ia menegaskan bahwa dirinya telah siap dengan segala risiko demi membersihkan nama baiknya.
Aktor yang terkenal lewat perannya dalam Pirates of the Caribbean itu menutup wawancaranya dengan menyampaikan bahwa perjuangan tersebut merupakan bagian dari perjalanan hidupnya yang penuh ujian.
Deep juga mengatakan bahwa jika harus memulai dari bawah lagi, itu tidak masalah, karena ia sudah pernah melalui semuanya sebelumnya. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GUSTIA BENNY