Buka konten ini
BATAM KOTA (BP) – Seorang penumpang wanita nekat melompat ke laut dari atas kapal MV Sindo 7 yang bersandar di Pelabuhan Berjaya Waterfront, Stulang Laut, Malaysia, Rabu (4/6) pukul 14.40 waktu setempat. Aksi itu dilakukan sesaat sebelum kapal bertolak menuju Pelabuhan Internasional Batam Center.
Penumpang yang diketahui bernama Ester, 44, itu diduga mengalami depresi. Beruntung, ia berhasil diselamatkan oleh kru kapal dan segera diserahkan kepada otoritas pelabuhan setempat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kepala Syahbandar Pelabuhan Feri Internasional Batam Center, Erik Mario Sihotang, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa aksi nekat itu terjadi saat proses manifest penumpang masih berlangsung dan kapal belum dilepas tali.
“Perempuan tersebut diduga mengalami depresi. Saat manifest belum selesai dan kapal masih bersandar, dia tiba-tiba melompat ke laut. Untungnya kru sigap mengevakuasi,” ujar Erik, Rabu (4/6).
Peristiwa bermula ketika petugas chief officer dan second officer kapal kembali ke kapal usai membawa manifest dari agen pelayaran. Setibanya di dermaga, mereka melihat Ester keluar dari kapal tanpa izin dan pengawasan. Saat dibujuk untuk kembali naik, Ester justru berlari dan melompat ke laut.
Seorang anak buah kapal (ABK) yang berjaga di buritan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada kapten. Dalam hitungan detik, kru kapal melemparkan pelampung (lifebuoy) dan terjun ke laut untuk menyelamatkan korban.
“Arus laut yang cukup deras membuat proses penyelamatan cukup menegangkan. Penumpang dan salah satu kru sempat terbawa arus menjauh dari dermaga,” kata Erik.
Kapten kapal kemudian menghubungi Stulang Laut Port Control melalui radio Channel 69 untuk meminta bantuan. Tak lama, kapal evakuasi tiba dan berhasil menyelamatkan keduanya dalam kondisi selamat.
Penumpang kemudian dibawa ke dermaga dan diserahkan kepada otoritas Pelabuhan Berjaya Waterfront untuk mendapatkan pertolongan medis. Setelah sempat dirawat, Ester dipulangkan ke Batam dan kini menjalani penanganan lebih lanjut di selter BP2MI.
“Penumpang sudah berada di Batam dan dibawa ke selter untuk proses penanganan lebih lanjut,” pungkas Erik. (*)
Reporter : Yashinta
Editor : RATNA IRTATIK