Buka konten ini
KARIMUN (BP) – Stok atau persediaan hewan kurban, jenis kambing dan sapi yang ada di peternak lokal Kabupaten Karimun tidak dapat mencukupi permintaan pada Hari Raya Iduladha 1446 H/ 2025 M tahun ini. Sehingga, untuk menutupi kebutuhan hewan kurban, para peternak harus mendatangkan dari luar daerah Kabupaten Karimun.
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun Syauqi, yang dikonfirmasi Batam Pos (Jawa Pos Group), Senin (12/5) mengatakan, berdasarkan hasil survei di peternak lokal yang ada di Kabupaten Karimun, stok kambing yang bisa dijadikan hewan kurban ada 450 ekor dan sapi 300 ekor.
“Dari hasil survei ke masing-masing peternak yang sudah kita lakukan, diprediksi menjelang hari Hari Raya Iduladha akan terjadi peningkatan permintaan. Diprediksi kebutuhan kambing mencapai 700 ekor dan sapi 500 ekor. Jika dibandingkan dengan stok yang ada di para peternak, memang terdapat kekurangan. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan permintaan, maka harus didatangkan kambing dan sapi dari luar daerah,” ujarnya.
Sejauh ini, sudah ada beberapa pemasok yang terdaftar di pihaknya mengajukan permohonan untuk mendatangkan hewan kurban, khususnya sapi dari Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Namun perlu diketahui bahwa ada aturan yang harus dipenuhi bagi pemasok hewan kurban dari luar tujuan Kabupaten Karimun.
“Seperti kita ketahui bersama bahwa penetapan zona merah untuk daerah-daerah yang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) dan penyakit lumpy skin disease (LSD) masih ada. Namun, bagi pemasok yang akan mendatangkan sapi dari luar Kabupaten Karimun atau luar Provinsi Riau, maka tentunya harus melengkapi persyaratan dari daerah asal hewan kurban. Karena, sesuai aturan karantina hewan ada mengeluarkan surat edaran.
Yakni, lengkapi syarat yang sudah ditentukan. Salah satunya, sapi yang akan didatangkan atau dimasukkan ke Kabupaten Karimun bebas dari PMK dan LSD,” ungkapnya.
Hewan Kurban dari ASN Segera Didistribusikan
Sementara di Tanjungpinang, program tabungan kurban Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Tanjungpinang, tetap berjalan. Progam kurban ini tetap akan distribusikan ke masjid serta musholla menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah.
Sekda Tanjungpinang Zulhidayat memastikan program tabungan kurban ASN tetap berjalan dan akan distribusikan karena merupakan agenda rutin setiap tahunnya.
Tahun 2025 ini, kata Zulhidayat, jumlah hewan kurban yang terkumpul telah memenuhi target seperti tahun sebelumnya.
“Kebutuhan sapi dari tabungan kurban ASN sudah tercapai. Nanti, inilah yang akan kami distribusikan,” kata Zulhidayat, Sabtu (10/5).
Yang jelas, lanjut Zulhidayat, pihaknya terus melanjutkan program tabungan kurban yang sudah berjalan ini. Berdasarkan laporan terakhir, jumlah yang terkumpul masih sesuai dengan capaian. “Nanti, menjelang Iduladha, kami akan rincikan angka pastinya,” jelas Sekda.
Melalui program ini, ASN Tanjungpinang berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pelaksanaan ibadah kurban secara merata.(*)
Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GALIH ADI SAPUTRO