Buka konten ini
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan pendiri Microsoft Bill Gates di Istana Merdeka, kemarin (7/5). Prabowo menyampaikan bahwa Bill Gates berencana mengembangkan vaksin tuberkolusis (TB) melalui Gates Foundation. Indonesia akan menjadi lokasi uji coba vaksin tersebut.
Dalam pertemuan itu, Prabowo didampingi sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju. Di antaranya Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Investasi Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Kedatangan Bill Gates langsung disambut Prabowo. Setelah berbincang, keduanya menggelar rapat tertutup.
Seusai pertemuan, Prabowo mengatakan hasil diskusinya bersama Bill Gates. ”Beliau sedang kembangkan vaksin TB untuk dunia. Tapi, Indonesia akan menjadi salah satu tempat yang akan diuji coba,” ujar Prabowo.
Menurut Prabowo, Indonesia membutuhkan vaksin TB. Sebab, TB menjadi salah satu penyakit yang banyak menyebabkan kematian. Setiap tahun, hampir 100.000 pasien TB meninggal dunia.
Demi menurunkan angka TB, Prabowo siap mendukung langkah Bill Gates tersebut. ”Dan beliau menunjukkan komitmen untuk terus membantu kita di bidang itu (penuntasan TB). Beliau juga sedang mengembangkan vaksin malaria,” jelasnya.
Prabowo juga mengapresiasi Bill Gates karena telah banyak membantu Indonesia. Total, donasi yang disumbangkan pria 69 tahun itu mencapai 159 juta USD.
”Anda telah membantu kami secara langsung dalam bentuk donasi langsung. Lebih dari 159 juta dolar AS sejak 2009,” ucap Prabowo.
Pemberian hibah yang sebagian besar untuk kesehatan itu, kata Prabowo, sangat berarti bagi masyarakat Indonesia. Donasi vaksin polio, misalnya. Bill Gates telah menyumbang 1,3 triliun dosis vaksin ke RI.
”Dan sekarang, biofarma salah satu produsen 2 miliar dosis vaksin setiap tahun,” paparnya. Produksi vaksin tersebut dapat dimanfaatkan oleh 42 negara di seluruh dunia serta dipakai 902 juta orang.
Atas sumbangsih di bidang kemanusiaan itu, Prabowo berencana memberikan bintang kehormatan tertinggi bagi Bill Gates. Rancangan pemberian bintang kehormatan itu akan dirapatkan dengan dewan tanda kehormatan.
Pembahasan penghargaan itu ditargetkan rampung pada September. Itu bertepatan dengan agenda PBB di New York. ”Kita semua sepakat bahwa Anda benar-benar layak mendapatkan ini (bintang kehormatan) atas kontribusi terhadap tujuan kemanusiaan,” jelas Prabowo.
Sementara itu, Bill Gates menyampaikan bahwa saat ini vaksin TB sangat dibutuhkan. Di satu sisi, kata dia, penyakit pernapasan itu banyak menyerang warga yang bermukim di negara dengan ekonomi menengah. Sehingga, alokasi dana untuk penelitian TB relatif minim.
Atas dasar itu, Gates Foundation, yayasan milik Bill Gates, memilih mengembangkan vaksin TB sebagai salah satu project prioritas.
”Saat ini, proses uji coba sudah dilakukan di India, negara-negara Afrika, dan Indonesia yang memang besar angka penderitanya. Itu akan membantu kami mengetahui seberapa baik kerjanya,” ucapnya. (***)
Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG