Buka konten ini
LINGGA (BP) – Beton sloft dasar penyangga lantai Bangunan Pelabuhan Dabo Singkep, Kabupaten Lingga saat ini dalam kondisi rusak parah. Pantauan Batam Pos (Jawa Pos Group) di lokasi pada hari Selasa (6/5), terlihat besi-besi rangka Sloft sudah terlihat dalam keadaan keropos dan karat dikarenakan semen benton yang membungkus besi, terkelupas. Tidak hanya itu, jalan dan atap yang ada di pelabuhan tersebut juga dalam kondisi berlubang dan rusak.
Melihat kondisi demikian, pihak Batam Pos langsung mengkonfirmasi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lingga, Hendri Efrizal untuk menanyakan terkait wewenang dan tanggungjawab siapa untuk pemeliharaan Bangunan Pelabuhan Dabo Singkep.
“Terkait wewenang dan tanggungjawab untuk pemeliharaan aset bangunan Pelabuhan yang ada di Dabo Singkep sepenuhnya milik Dishub Provinsi Kepulauan Riau,” ujar Hendri Efrizal saat dikonfirmasi Batam Pos, Selasa (6/5).
Menindaklanjuti informasi dari Kepala Dishub Lingga, pihak Batam Pos menghubungi Kabid Kepelabuhan Dishub Provinsi Kepulauan Riau, Azis Kasim Djou. Kabid Kepelabuhan Dishub Provinsi Kepri mengatakan untuk rehab pelabuhan Dabo menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pusat, namun saat ini DAK masih nol.
“Kita terima fasilitas dalam kondisi begitu dari Pusat. Anggaran pemeliharaan komitmennya dialokasikan dari pusat melalui DAK, karena tahun ini efisiensi tidak ada penyaluran DAK fisik dari pusat,” jelas Azis, saat dikonfirmasi pada Selasa (6/5).
Kabid Kepelabuhan Dishub Provinsi Kepulauan Riau mengungkapkan pihak mereka sudah mengusulkan setiap tahunnya untuk pemeliharaan aset bangunan pelabuhan yang ada di Dabo Singkep. “Jika anggarannya sudah ada, kami akan segera memperbaikinya,” terangnya.
Kondisi ini jika dibiarkan berlarut-larut akan membahayakan bagi masyarakat setempat maupun para buruh yang bekerja mengangkut barang dari kapal-kapal dari Jambi yang bersandar dan melakukan aktivitas bongkar muat di pelabuhan tersebut.
Tidak hanya kapal angkut barang dari Jambi, pelabuhan tersebut juga menjadi tempat sandar dan bongkar muat penumpang kapal tujuan Dabo-Tanjung Buton-Daik Lingga.
Salah seorang buruh pelabuhan Dabo yang tidak ingin disebutkan namanya berharap agar pihak yang berwenang untuk melakukan pemeliharaan terhadap Bangunan tersebut dapat segera memperbaikinya.
”Semoga kerusakan yang ada pada bangunan pelabuhan ini dapat segera diperbaiki,” ungkap seorang buruh pelabuhan. (*)
Reporter : VATAWARI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO