Buka konten ini
LINGGA (BP) – Permasalahan PT Hermina Jaya yang sampai hari ini telah melakukan tiga kali aktivitas loading terhadap stok bauksit yang ada di Desa Marok Tua Kecamatan Singkep Barat Kabupaten Lingga belum juga usai.
Tidak hanya sengketa akan kepemilikan stok bauksit dan pemukulan terhadap seorang warga Singkep Barat yang dilakukan oleh Oknum Subkon PT Hermina Jaya, hari ini Masyarakat Peduli Kabupaten Lingga (MPKL) mendatangi Kantor Syahbandar Dabo Singkep melakukan aksi demonstrasi, Senin ((5/5)
Pantauan Batam Pos (Jawa Pos Group) di lokasi, terlihat beberapa orang rombongan aksi demonstrasi dari MPKL yang datang menyampaikan tuntutan mereka di depan kantor Syahbandar Dabo Singkep. Terlihat juga personel Polsek dan Polres Lingga yang ikut mengamankan jalannya aksi tersebut.
Aksi demonstrasi ini dilakukan karena MPKL menilai Syahbandar Dabo Singkep tidak transparan terhadap perizinan terminal khusus (tersus) yang digunakan oleh PT Hermina Jaya untuk melakukan aktivitas loading stok bauksit.
Ruslan, selaku koordinator lapangan (korlap) dalam aksi yang dilakukan oleh MPKL ini dikarenakan pihak PT Hermina Jaya tidak mengantongi izin terhadap tersus yang digunakan untuk aktivitas loading stok bauksit.
“Aksi yang kami lakukan hari ini karena Syahbandar Dabo Singkep dinilai tidak transparan terkait perizinan tersus yang dikantongi oleh PT Hermina Jaya untuk melakukan aktivitas loading stok bauksit,” ujar Ruslan, Senin (5/5).
Dalam orasinya, Ruslan menyampaikan tiga tuntutan dari MPKL kepada Kepala Syahbandar Dabo Singkep terkait aktivitas loading stok bauksit yang dilakukan oleh PT Hermina Jaya pada Teras TBJ yang belum memiliki izin.
“Hari ini kami datang untuk menuntut kepala Syahbandar Dabo Singkep. 1. Transparansi dari Kepala Syahbandar terkait Perizinan Tersus TBJ yang digunakan PT Hermina Jaya untuk loading stok bauksit, 2. Meminta Kepala Syahbandar mengehentikan aktivitas apapun di lokasi tersus TBJ yang saat ini belum melakukan status hukum yang jelas, 3. Meminta Kepala Syahbandar menunjukkan dokumen resmi terhadap tiga tongkang yang sudah berlayar membawa stok bauksit yang dilakukan di tersus TBJ,” ungkap Ruslan dalam orasinya.
Sementara itu, pihak Syahbandar Dabo Singkep belum memberikan tanggapan apapun terkait tuntutan yang disampaikan oleh masa demonstrasi tersebut.
Berdasarkan keterangan dari salah satu pegawai kantor Syahbandar Dabo Singkep saat ini pimpinan mereka sedang berada di luar daerah karena melakukan dinas luar (DL). Jadi, pihak mereka belum bisa memberikan tanggapan apapun.
Hal ini memberikan kesan bahwa pihak Syahbandar Dabo Singkep menghindar karena permasalahan ini bukan baru kali ini terjadi. Bahkan, pihak PT Hermina Jaya sudah tiga kali melakukan aktivitas loading stok bauksit di tersus TBJ yang belum mengantongi izin resmi.
Korlap aksi demonstrasi MPKL akan menunggu dalam dua hari ke depan jawaban dan tanggapan dari Kepala Syahbandar Dabo Singkep terkait tuntutan mereka. Jika dalam dua hari ke depan tidak memberikan jawaban dan tanggapan mereka akan melakukan aksi demonstrasi kembali dengan masa yang lebih besar. (*)
Reporter : VATAWARI
Editor : GALIH ADI SAPUTRO