Buka konten ini
OKLAHOMA CITY (BP) – Oklahoma City Thunder selalu mengalahkan Memphis Grizzlies dalam empat pertemuan reguler NBA musim ini. Meski begitu, tidak ada yang menduga Thunder mengalahkan Grizzlies dalam game pertama putaran pertama playoff di Paycom Center, Oklahoma City, Senin (21/4) dini hari, dengan skor 131-80 atau margin 51 poin!
Itu merupakan margin terbesar kelima sepanjang sejarah playoff NBA. Catatan itu hanya terpaut tujuh poin dari rekor tertinggi yang dibuat Denver Nuggets pada 2009 dan Minneapolis Lakers di 1956.
Rekor apik itu diperoleh ketika bintang utama Thunder Shai Gilgeous-Alexander sejatinya tidak tampil dalam performa terbaiknya. Calon MVP NBA itu hanya mencetak 15 poin. Jauh di bawah catatan rata-ratanya musim ini, 33 poin per game.
Namun, ada lima pemain Thunder lain yang mencetak poin dua digit. Aaron Wiggins mencetak 21 poin, disusul Jalen Williams dengan 20 poin. Dari 13 pemain yang diberi kesempatan bermain, praktis hanya satu yang tidak mencetak poin, yakni Alex Caruso.
“Kami bermain sesuai identitas kami,” kata Gilgeous-Alexander seperti dikutip dari ESPN. “Kami menunjukkan diri kami sepanjang tahun dan itu akan menjadi kunci keberhasilan kami,” lanjut top scorer NBA reguler tersebut.
Meski menang telak, pelatih Thunder Mark Daigneault terlena. Dia menilai margin besar itu bisa terjadi karena Grizzlies memiliki waktu istirahat singkat. Dua hari sebelum menghadapi Thunder, Grizzlies baru menyelesaikan turnamen play-in melawan Dallas Mavericks.
“Kami bermain dengan baik, tetapi mereka baru bermain 36 jam yang lalu dan tampil dengan emosional,” kata Daigneault dikutip dari Bola VIP. “Jadi, mereka mungkin akan bermain lebih baik pada hari Selasa (Rabu pagi WIB, 23/4, red),” imbuhnya. Game kedua masih dimainkan di kandang Thunder. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO