Buka konten ini
SAGULUNG (BP) – Pasar seken Tembesi yang sudah lama dikenal sebagai pusat jual beli mebel dan perabotan rumah tangga bekas, tetap menjadi destinasi utama warga Batuaji dan Sagulung. Meski tak seramai dulu, pasar ini masih bertahan.
Beragam perabot seperti kusen, pintu, lemari, sofa, hingga kasur tersedia di pasar ini. Semua dijual dalam kondisi layak pakai, bahkan banyak yang sudah diperbaiki dan tampak seperti baru. Tak heran jika pasar ini masih ramai, terutama pada akhir pekan.
Letaknya pun strategis, berada tak jauh dari Jalan R Suprapto Batuaji dan SP Plaza Sagulung. Lokasi yang mudah dijangkau ini menjadi salah satu daya tarik utama Pasar Seken Tembesi.
Junaidi, salah satu pedagang yang sudah lama berjualan di sana, mengatakan bahwa mes-ki tak seramai masa jayanya, peminat masih berdatangan.
“Sabtu-Minggu pasti ramai. Sofa, kasur, bahkan pintu rumah banyak dicari di sini,” ujar Junaidi.
Ia menambahkan, barang yang dijual bukan sekadar bekas, melainkan sudah diperbaiki agar layak pakai dan menarik secara tampilan. “Kalau pintu misalnya, kami amplas dan cat ulang. Sofa juga kami bersihkan, bahkan ganti pelapisnya kalau perlu,” tuturnya.
Kualitas perbaikan ini menjadi nilai tambah. Banyak pelanggan merasa puas karena mendapatkan barang berkualitas dengan harga jauh lebih murah dibanding produk baru.
Anita, salah satu pengunjung yang datang bersama keluarganya, mengaku sudah sering berbelanja di Pasar Seken Tembesi. “Termasuk mesin jahit, saya beli di sini kemarin. Karena saya lebih suka mesin jahit model lama. Begitu juga perabotan lain, sering beli di sini. Masih bagus kok,” ucap Anita.
Menurutnya, selain lengkap, barang-barang yang dijual juga lebih tahan lama. “Kadang barang lama justru lebih awet. Tinggal kita cermat pilih, pastikan sudah diperbaiki,” tambahnya.
Di Sagulung dan Batuaji, ada beberapa pasar seken yang cukup dikenal. Pasar Aviari lebih banyak menjual pakaian dan aksesori bekas. Untuk meubel dan perabot rumah tangga, warga lebih memilih Pasar Seken Tembesi dan Pasar Seken Mandalay.
Keberadaan pasar-pasar ini menjadi solusi bagi warga yang ingin menghemat pengeluaran tanpa harus mengorbankan kualitas. Di tengah tekanan ekonomi, pasar seken seperti Tembesi justru semakin relevan dan dibutuhkan oleh masyarakat. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : RATNA IRTATIK