Buka konten ini
SAGULUNG (BP) – Gedung Puskesmas Sungai Pelenggut di Kecamatan Sagulung, Batam, telah rampung dibangun. Namun hingga kini, fasilitas kesehatan itu belum juga beroperasi. Kondisi ini menambah panjang daftar kebutuhan layanan kesehatan di kecamatan terpadat di Batam tersebut.
Saat ini, Sagulung hanya memiliki dua puskesmas aktif, yakni Puskesmas Sungai Langkai dan Sungai Lekop. Keduanya harus melayani seluruh warga Sagulung dari enam kelurahan. Akibatnya, antrean panjang pasien untuk berobat dan beban kerja tenaga kesehatan pun tak terhindarkan.
Warga Kelurahan Sungai Pelenggut berharap puskesmas baru segera difungsikan.
”Kami harus ke puskesmas di kelurahan lain. Jauh dan antreannya panjang. Kalau yang di sini cepat dibuka, kami sangat terbantu,” ujar Irma, warga setempat, Rabu (16/4).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmajardi, mengatakan operasional puskesmas masih menunggu pengadaan alat kesehatan (alkes) dan perlengkapan pendukung. ”Gedung sudah selesai. Sisa waktu tahun ini kami pakai untuk pengadaan alkes,” jelasnya.
Didi memastikan, Puskesmas Sungai Pelenggut akan mulai beroperasi awal tahun depan. “Seluruh proses administrasi dan pengadaan diselesaikan dalam beberapa bulan ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Sagulung, M Hafiz Rozie, menyebut pihaknya juga telah mengusulkan pembangunan satu puskesmas tambahan di Kelurahan Tembesi. “Lahan sudah tersedia, tinggal menunggu persetujuan. Idealnya, satu kelurahan satu puskesmas,” ucapnya.
Sebagai kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak di Batam, kebutuhan layanan kesehatan primer di Sagulung dinilai semakin mendesak. Warga mendesak pemerintah mempercepat pengoperasian Puskesmas Sungai Pe-lenggut dan merealisasikan pembangunan puskesmas tambahan agar pelayanan tidak menumpuk di dua titik saja. (*)
Reporter : Eusebius Sara
Editor : RATNA IRTATIK