Buka konten ini
Menjaga kesehatan mulut yang baik sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan dan sikat gigi berperan penting dalam mencapainya.
Memulai hari dengan menyikat gigi di pagi hari dan mengulanginya sebelum tidur adalah rutinitas umum bagi banyak orang.
Namun, untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi, penting mengganti sikat gigi teratur.
Menggunakan sikat gigi yang sama selama berbulan-bulan dapat menyebabkan kesehatan mulut memburuk dan menyebarkan bakteri.
Sikat gigi yang sudah usang tidak dapat menghilangkan plak dan bakteri secara efektif sehingga bakteri tersebut dapat menumpuk.
Dilansir English jagran, berikut empat tanda yang akan memberitahu Anda untuk segera mengganti sikat gigi.
1. Kotoran Pada Sikat Gigi
Jika Anda melihat kotoran atau debu menumpuk di sikat gigi, itu tanda yang jelas bahwa sikat gigi sudah waktunya diganti.
Sikat gigi yang kotor dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri yang kemudian dapat berpindah ke mulut Anda.
Ini pun berpotensi menyebabkan infeksi dan masalah kesehatan mulut.
2. Sensasi Gigi Terasa Kasar
Jika gigi Anda terasa kasar setelah disikat, itu mungkin menandakan sikat gigi tidak lagi efektif.
Sikat gigi yang sudah usang tidak dapat menghilangkan plak dan bakteri dengan baik sehingga gigi terasa kasar dan tidak rata.
Jika Anda merasakan sensasi itu, pertimbangkan untuk mengganti sikat gigi.
3. Tidak Ingat Kapan Terakhir Diganti
Jika Anda tidak ingat kapan terakhir kali mengganti sikat gigi, kemungkinan sudah terlalu lama.
Kebanyakan dokter gigi menyarankan untuk mengganti sikat gigi setiap 3-4 bulan atau lebih cepat.
Jika Anda tidak yakin, lebih baik berhati-hati dan mengganti sikat gigi untuk menjaga kebersihan mulut.
4. Bulu Sikatnya Sudah Berjumbai
Bulu sikat yang sudah rusak merupakan tanda jelas bahwa sudah waktunya untuk mengganti sikat gigi.
Bulu sikat gigi yang sudah rusak tidak dapat membersihkan gigi secara efektif dan bahkan dapat menyebabkan kerusakan gusi.
Selain itu, bulu sikat gigi yang sudah rusak dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri yang memicu masalah kesehatan mulut. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : MUHAMMAD NUR