Buka konten ini

LUBUKBAJA (BP) – Penikaman yang dilakukan Fania Putri terhadap kekasihnya, Charles Leo Putra di kos-kosan di wilayah Baloi, Lubukbaja, Kamis (3/4) dini hari lalu hingga tewas, diduga bermotif sakit hati. Selain uangnya digunakan untuk berjudi, Fania juga mengaku geram karena mengalami penganiayaan oleh korban.
Saat cekcok, Fania sempat dicekik dan dipukul di bagian wajah serta kepala. Ia kemudian nekat mengambil pisau di kamar dan menikam korban di bagian dada.
“Iya, (dia dianiaya) saat cekcok. Lalu pelaku mengambil pisau,” ujar Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja, Iptu Noval Adimas Ardianto, kemarin.
Noval menjelaskan, pertengkaran antara pelaku dan korban sempat dilerai oleh penghuni kos lainnya.
Bahkan, korban sempat meminta pertolongan setelah bersimbah darah. “Korban dibawa pelaku ke rumah sakit dan meninggal di rumah sakit,” katanya.
Sementara itu, Jhon, pemilik kos, mengaku sempat menegur korban yang sering mengunjungi kamar pelaku.
“Sudah seminggu ini saya lihat korban sering ke kos. Rencananya mau saya suruh lapor ke RT dulu, tapi sudah kejadian begini,” ujarnya.
Jhon mengaku baru mengetahui insiden penikaman tersebut dari penghuni kos lainnya hingga akhirnya dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. “Polisi meminta keterangan saya. Saya sendiri tidak tahu pasti masalahnya,” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Charles Leo Putra tewas ditikam oleh kekasihnya, Fania Putri, di sebuah kos di Jalan Semangka Blok V Baloi, Lubukbaja, Kamis (3/4) sekitar pukul 03.00 WIB. Pria 36 tahun itu ditikam menggunakan pisau di bagian dada. (*)
Reporter : Yofi Yuhendri
Editor : RATNA IRTATIK