Buka konten ini
Anambas (BP) – Penemuan rangka rahang manusia oleh wisatawan di Pulau Temawan membuat gempar masyarakat Anambas.
Rahang manusia ditemukan pertama kali oleh Riski Dwi Nanda asal Desa Batu Belah saat berenang di laut, Selasa (1/4). Saat ditemukan, rahang bagian bawah lengkap dengan giginya tersusun rapi.
”Waktu ditemukan, barang ini (rangka) dibawa pulang yang bersangkutan. Belum diserahkan atau dilaporkan ke polisi,” ujar Kapolres Anambas melalui Kaur Bin Ops Reskrim, Iptu Rudy Luis, Jumat (4/4).
Ketika rahang dibawa pulang, Riski merasa ada yang mengganggunya. Lantas, mengembalikan ke penjaga pantai.
”Keterangan dari penjaga pantai, kalau lokasi itu dulu pemakaman. Mungkin karena sering terkena gelombang laut, jadi terkikis makamnya,” kata Rudy.
Berdasarkan kesepakatan bersama, rahang yang ditemukan itu dikebumikan kembali ditempat yang layak. Hal ini juga didukung oleh tidak adanya laporan orang hilang beberapa tahun belakangan.
”Jadi dimakamkan, karena memang dulu ada makam yang sudah ratusan tahun ada di situ. Kita pun tidak lakukan forensik, karena memang ada kuburan di situ,” terang Rudy.
Terakhir, polisi mengimbau kepada masyarakat jika menemukan barang yang mencurigakan agar segera menghubungi aparat yang berwenang untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. (*)
Reporter : Ihsan Imaduddin
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI