Buka konten ini
AUSTIN (BP) – Maverick Vinales menjadi satu-satunya pembalap MotoGP yang mampu mengganggu dominasi Ducati musim lalu. Itu terjadi saat dia memenangi Grand Prix Amerika 2024 di Circuit of the Americas (COTA). Mengendarai Aprilia, pembalap Spanyol itu menguasai sesi sprint, balapan utama, serta meraih rekorpole position.
Akan tetapi, tahun ini situasinya bisa jadi berbeda. Sebab, Vinales tidak lagi mengendarai Aprilia. Musim ini dia pindah ke KTM Tech3. Situasi makin sulit karena motor RC16 masih belum menunjukkan performa meyakinkan dalam dua balapan awal. Vinales hanya finis posisi 16 di Thailand lalu ke-12 di Argentina.
Menghadapi balapan di COTA akhir pekan ini (31/3), Vinales mengaku tetap optimistis, tapi juga realistis. “Ini adalah trek yang sangat saya nikmati, sangat menuntut secara fisik, tempat saya meraih kesuksesan besar musim lalu, tetapi kami realistis,” kata Vinales dikutip dari Crash.
“Kami tiba dengan motor baru untukku, yang masih aku coba pahami. Jadi, kami tidak akan datang dengan target yang sama,” imbuhnya.
Vinales masih perlu waktu untuk mencari setingan motor yang pas. “Hari Jumat penting untuk menemukan basis kami untuk akhir pekan. Dari situ kami bisa meningkatkan diri untuk kualifikasi hari berikutnya sampai balapan pada Minggu,” tutur pembalap 30 tahun itu.
Meski belum mampu finis sepuluh besar, progres Vinales mengendarai Aprilia dinilai tetap positif. “Perasaannya sangat positif selama balapan di Argentina. Aku yakin dia menuju COTA dengan banyak motivasi,” kata Manajer KTM Tech3 Nicolas Goyon. (*)
Reporter : JP GROUP
Editor : GALIH ADI SAPUTRO