Buka konten ini

LINGGA (BP) – Kapolres Lingga, AKBP Apri Fajar Hermanto, menjadi salah satu penggagas utama pembangunan fasilitas sarana dan prasarana (sarpras) di Makam Megat Kuning, Daik Lingga. Inisiatif tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan sarpras di kawasan bersejarah itu, Jumat (21/3).
Bupati Lingga, Muhammad Nizar, menyampaikan bahwa inisiasi Kapolres Lingga menjadi kunci dalam mempercepat terwujudnya pembangunan sarpras di makam yang merupakan salah satu situs budaya penting di Lingga.
”Alhamdulillah, berkat sinergi antara pemerintah daerah, OPD, Cagar Budaya, serta inisiasi dari Kapolres Lingga, hari ini kita dapat memulai pembangunan yang kita rencanakan sejak lama,” ujar Nizar.
Peletakan batu pertama ini menjadi simbol dimulainya pembangunan fasilitas pendukung di kawasan makam yang diharapkan menjadi pusat pelestarian budaya dan sejarah lokal.
Kapolres Lingga AKBP Apri Fajar Hermanto menegaskan bahwa sinergitas antara Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) menjadi fondasi penting bagi pembangunan di Lingga, termasuk untuk kepentingan pelestarian sejarah dan budaya.
”Kami sangat mengapresiasi kerjasama dan dukungan dari seluruh pihak. Ini adalah hasil dari komunikasi dan kolaborasi yang terjalin erat di antara FKPD demi kesejahteraan masyarakat Lingga dan Kepulauan Riau,” ujar AKBP Apri.
Ia juga menyoroti pentingnya upaya bersama untuk menghidupkan kembali sejarah dan budaya lokal yang mulai dilupakan oleh generasi muda.
”Sebagai masyarakat tempatan, kita harus mengenal dan menghargai sejarah serta budaya kita. Ini adalah kewajiban kita untuk menghidupkan kembali perjalanan sejarah yang semakin dilupakan,” tambahnya.
Pembangunan sarpras di Makam Megat Kuning diharapkan dapat menjadi titik awal dalam memperkuat identitas budaya masyarakat Lingga serta menarik perhatian generasi muda untuk lebih mencintai sejarah daerahnya. (***)
Reporter : VATAWARI
Editor : MUHAMMAD NUR