Buka konten ini


Dalam sepekan terakhir, berbagai peristiwa penting terjadi di Kota Batam. Dari agenda pemerintah daerah hingga bencana alam dan dugaan kasus korupsi, berikut rangkuman kejadian yang menarik perhatian warga.
BATAMKOTA (BP) – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri acara silaturahmi dengan para ketua RT, RW, dan LPM di Kecamatan Lubukaja, Minggu (16/3). Dalam kesempatan ini, mereka berdialog dengan masyarakat guna menyerap aspirasi dan mempererat hubungan antara pemerintah dengan warga.
Sejalan dengan upaya mempererat kebersamaan, bulan suci Ramadan turut memberikan warna tersendiri bagi masyarakat Batam. Bazar Ramadan di area Mall Pollux Batam pada Sabtu (15/3) menawarkan berbagai pilihan makanan dan minuman bagi masyarakat yang mencari hidangan berbuka.
Sementara itu, suasana buka puasa di Masjid Bukit Indah Sukajadi tampak ramai, Minggu (16/3). Pengurus masjid menyediakan takjil gratis bagi jemaah sebagai bentuk kepedulian sosial selama Ramadan.
Namun, di tengah semaraknya Ramadan, cuaca ekstrem juga menjadi tantangan bagi warga Batam. Angin puting beliung menerjang kawasan Tiban pada Senin (17/3), menyebabkan kerusakan pada kantin salah satu perusahaan. Pekerja terlihat membersihkan besi atap yang roboh akibat kejadian tersebut.


Tidak hanya itu, hujan deras yang mengguyur Kota Batam pada Kamis (20/3) menyebabkan genangan air dan banjir di beberapa lokasi, termasuk Perumahan Ameria di Nongsa.
Sementara kondisi cuaca menguji ketahanan infrastruktur kota, aktivitas ekonomi di Batam tetap berjalan. Aktivitas bongkar muat kontainer di Pelabuhan Batuampar pada Kamis (20/3) tetap berjalan lancar, mencerminkan dinamika perdagangan di Batam yang terus bergerak.


Namun, di sisi lain, penegakan hukum juga menjadi sorotan. Ditkrimsus Polda Kepri melakukan penggeledahan di kantor Pusat Perencanaan Program Strategis BP Batam pada Rabu (19/3).
Penggeledahan ini terkait dugaan kasus korupsi proyek revitalisasi Dermaga Utara Pelabuhan Batuampar yang tengah diselidiki aparat kepolisian. (***)
Reporter : FISKA JUANDA
Editor : MOHAMMAD TAHANG