Buka konten ini
LUBUKBAJA (BP) – Nagoya Citywalk Batam menjadi saksi kesuksesan penyelenggaraan kompetisi Hadrah tingkat SMP dan SMA se-Kota Batam, Minggu (16/3). Event ini diorganisir oleh Nagoya Citywalk Batam bekerja sama dengan Rancezz Entertainment sebagai Event Organizer (EO), dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan.
Kompetisi Hadrah yang diikuti oleh 20 peserta terpilih dari 50 sekolah di Kota Batam berhasil menarik perhatian masyarakat serta para pecinta seni budaya.
Pendaftaran untuk lomba ini dimulai pada 24 Februari hingga 13 Maret 2025. Proses penjaringan peserta dilakukan melalui kunjungan langsung ke sekolah-sekolah, dengan dukungan surat rekomendasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam. Acara ini menjadi salah satu upaya untuk melestarikan seni budaya Islam di Batam sekaligus memberikan ruang bagi pelajar untuk menampilkan bakat seni mereka.
Pada kompetisi kali ini, juara pertama diraih oleh Pondok Pesantren At-Tahqiq, sementara juara kedua diraih oleh Ruhul Syabab dari SMK MA’ARIF, dan juara ketiga kembali diraih oleh Jamiatunisa dari Pondok Pesantren At-Tahqiq. Selain itu, kategori spesial juga turut diberikan, di antaranya Juara Favourite yang diraih oleh Al Kahfi dari SMP Negeri 45, Best Costume yang diperoleh oleh Al Mahabbah dari SMP Negeri 29, dan Best Supporter yang didapat oleh Ruhul Syabab Annisa dari SMP Mashita. Para pemenang mendapatkan hadiah berupa uang tunai, trofi, sertifikat, serta piala dan bingkisan dari para sponsor acara.
Acara ini juga mendapat dukungan dari berbagai sponsor, antara lain Born Yesterday Resto & KTV, Born Fire, EQ Coffee, AP Premier Hotel, Hi Roller (Skate Line), dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam yang turut berkontribusi dalam memeriahkan event tahunan ini.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah menyukseskan acara ini. Ia berharap kompetisi Hadrah ini dapat semakin memperkuat semangat seni dan budaya Islam di Batam, serta mempererat hubungan antara generasi muda dengan nilai-nilai keagamaan.
Batam berkomitmen untuk menjadi kota yang tidak hanya berkembang dalam bidang ekonomi, tetapi juga kaya akan budaya, salah satunya melalui kegiatan seni Islam yang melibatkan para generasi muda,’’ ujar Ardiwinata.
Lomba Hadrah ini menjadi salah satu rangkaian acara untuk menyambut bulan suci Ramadan, yang tak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan menggali potensi anak-anak muda Batam dalam berkarya di bidang seni.
”Semoga acara ini dapat menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan melibatkan lebih banyak peserta dari tahun ke tahun,” tutup Ardiwinata. (*)
Reporter : RATNA IRTATIK
Editor : MOH TAHANG